GOWA, BKM — Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Mulyono beserta rombongan berkunjung ke Divisi Infanteri Tiga Kostrad di Pakatto, Kabupaten Gowa, Rabu (30/5) pagi. Pembangunan Divisi Infanteri Tiga ini ditarget rampung 2024 mendatang.
Divisi Tiga ini adalah markas besar untuk TNI yang berlokasi di Kabupaten Gowa tepatnya di kawasan dekat Rinif Dam XIV Hasanuddin seluas 72 hektar.
Jenderal Mulyono mengatakan, pembangunan Markas Divisi Infantri Tiga ini merupakan program dari Presiden RI dan mantan Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo yang diperuntukkan untuk sektor timur. Divisi Tiga ini akan ditambah komposisi Angkatan Darat dan Angkatan Udara.
“Yang kita lakukan ini adalah mendukung program yang sudah dicanangkan oleh bapak Presiden RI maupun Panglima TNI,” jelas Mulyono.
Mulyono juga menjelaskan, untuk Divisi Infantri Tiga ini proyeksinya untuk wilayah timur dan markasnya dipusatkan di Gowa.
Terkecuali, satuan-satuan bantuan tempurnya tetap terletak di Makassar sedang beberapa brigadenya akan disebar di wilayah Papua. “Satu divisi ada tiga brigade, satu brigade ada sembilan batalyon,” tambah Mulyono.
Terkait pembangunan markas Divisi Infantri Tiga ini akan dibangun secara bertahap dan diperkirakan rampung hingga 2024 mendatang.
“Tidak mungkin dibangun dalam setahunlah. Anggarannya juga bertahap, seperti pada 2017 anggarannya dialokasi Rp 17 miliar, kemarin dialokasi lagi Rp 50 miliar yang jelas akan bertahap hingga 2024 mendatang,” kata Mulyono lagi.
KSAD mengungkapkan, luas lahan pembangunan Divisi Infantri Tiga Kostrad ini seluas 72 hektare. Sementara yang telah terpakai seluas 5 hektare.
Lebih jauh Mulyono menjelaskan, dalam lahan tersebut nantinya akan dibangun berupa fasilitas umum, sarana olahraga prajurit, perkantoran, perumahan dan masih banyak lagi. Sementara untuk proses pembangunan wilayah Divisi Infantri Tiga ini, khusus untuk 2018 ini pekerjaan fisiknya baru 50 persen. (sar)
Divisi Infanteri Tiga Rampung 2024
