Site icon Berita Kota Makassar

Begini Tradisi Unik Warga Lebbae Timusu di Pertengahan Bulan Puasa

SOPPENG, BKM — Warga Lebbae Desa Timusu Kecamatan Liliriaja Kabupaten Soppeng memiliki tradisi unik yang sudah berlangsung puluhan tahun yang masih terpelihara hingga saat ini.

Tradisi ini berjalan turun temurun yakni pada saat memasuki pertengahan puasa atau 15 Ramadan, maka pada sore hari jelang buka puasa seluruh warga kampung Lebbae yang dihuni sektar 500 KK membawa makanan satu baki yang didalamnya berbagai macam kue tradisional. Dan yang menjadi ciri khas, yang tidak boleh tidak ada yakni Tape.

Menurut tokoh masyarakat setempat Makkulawu yang juga Kepala Dusun setempat bahwa tradisi ini sudah berlangsung cukup lama.

Setiap pertengahan puasa, masyarakat dengan sendirinya membawa berbagai jenis kue khusus Tape ke Masjid jelang buka puasa. Setelah itu oleh Imam masjid memimpin Doa dihadapan makanan yang sudah diatur berjejer memenuhi hampir seluruh ruangan masjid.

Menurut keterangan dari orang orang tua, bahwa mengenai kapan persisnya ada tradisi ini? mereka pada umumnya sudah lupa, namun tradisi ini katanya ada sejak awal Kemerdekaan.

“Menurut orang orang tua dulu, awalanya tradisini ini hanya di rumah warga masing-masing. Kemudian warga memanggil Pak Imam untuk dibacakan doa,” kata Kepala Dusun Lebbae Makkulawu.

“Karena semakin banyak warga yang melakukan, dan Pak Imam kewalahan mendatangi satu per satu, maka diputuskanlah untuk semuanya dibawa ke masjid dan Imam sekaligus membacakan doa dan sejak itulah menjadi tradisi hingga saat ini,” jelasnya.

Ini sebenarnya menurut Makkulawu merupakan sebagai simbol ke syukuran kepada Allah dan kegembiraan bagi warga setempat atas diberinya kesehatan reski dan dapat sampai pada pertengahan bulan suci Ramadan yang penuh berkah.  (Daus)

Exit mobile version