PAREPARE,BKM — Sikap ‘sipakatau’, ramah dan toleran yang dimiliki Faisal Andi Sapada – Asriady Samad (FAS) ternyata berbuah manis di Pilwali Parepare. Dukungan dari ragam golongan dan pelbagai lapisan masyarakat diyakini membuat penerimaan dan tingkat keterpilihan FAS terus menanjak.
“Pemimpin yang bisa diterima semua kalangan cocok untuk Parepare yang terdiri dari banyak suku, plural, dan multikultural. Itu modal berharga untuk menciptakan kota yang damai dan sejahtera,” ungkap Syaharuddin, pegiat Pospera yang aktif mengadvokasi isu keberagaman.
Mereka yang menyatakan dukungan kepada FAS memang berasal dari banyak kalangan. Kalangan agamais misalnya, warga Nahdliyyin maupun warga perserikatan Muhammadiyah tidak sedikit yang bergabung bersama FAS.
Ketua Tim FAS Yasser Latief adalah salah satu tokoh Muhammadiyah di Parepare, sekaligus Ketua BPH Umpar. Tokoh Muhammadiyah yang juga calon senator RI Syaiful Saleh juga beberapa kali terlihat mesra bersama FAS di Parepare. Baru-baru ini, mereka menghadiri silaturahmi dan salat tarwih bersama di Pales Teduh.
Wakil Ketua Dewan Syura DPP PKB Andi Muawiyah Ramly yang juga tokoh NU, bahkan secara terang mengajak warga Nahdliyyin Parepare memilih FAS. “Wattunna mi warga NU memilih mustasyar-nya sendiri. Kita siap mobilisasi dukungan,” tegas Amure, saat hadir buka puasa bersama FAS, baru-baru ini.
Jamaah Khalwatiyah bahkan dengan tegas menginstruksikan penganutnya, agar solid mengkampanyekan dan memilih FAS. “Beliau berdua memiliki pemahaman agama yang baik. Apalagi pak Asriady dikenal sebagai mubalig dan politisi religius.” ungkap pimpinan jamaah khalwatiyah Parepare, H.Husain Gaffar.
Kalangan lainnya pun, dukungan untuk FAS mengalir deras. Komunitas Toraja yang dikoordinir sejumlah tokoh seperti Pedy Tulak, bahkan menggalang setidaknya 8 kelompok pendukung.
Warga Tionghoa pun demikian, dalam perayaan Waisak di Parepare pekan ini, FAS didaulat melepas lampion yang bermakna harapan-harapan baru masyarakat.
“Beliau orang yang menjunjung tinggi toleransi. Bahkan upacara kematian-pun beliau sering menyempatkan hadir. Sosok pemimpin yang tidak membeda-bedakan warganya,” kata salah satu tokoh umat Budha, William Tanri. (smr/C)
FAS, Pemimpin Semua Kalangan
