MAKASSAR, BKM– Tahun ini, Pemerintah Kota Makassar mengalokasikan anggaran melalui APBD 2018. Dana hibah tersebut untuk perbaikan 160 masjid di Kota Makassar.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Makassar, Aswis Badwi mengatakan, dari total jumlah 1.300 masjid yang ada, hanya 160 masjid yang mendapat dana hibah rehabilitasi. Besaran dana hibah yang diberikan sesuai dengan nominal anggaran yang diusul melalui proposal.
“Dana hibah yang kita berikan sesuai dengan proposal pengajuan anggaran yang diusulkan,” kata Aswis, akhir pekan lalu.
Aswis menambahkan, anggaran yang diusulkan ke masjid-masjid paling tinggi sebesar Rp200 juta. Itu berdasarkan proposal dan laporan. Semua proposal dan laporan masuk diverifikasi langsung Kesra Makassar untuk mengetahui kondisi sebenarnya di lapangan.
“Anggaran disiapkan relatif tergantung permintaan dan kemampuan keuangan, masjid yang telah menerima dana hibah harus cepat mencairkan. Setelah cair secepatnya juga harus mengurus pertanggungjawaban,” sebutnya.
Adapun dana hibah yang hangus akan dikembalikan ke kas negara. Hangusnya dana hibah bisa disebabkan karena lambannya pengurusan pertanggungjawaban setelah anggaran cair.
“Pernah ada kasus di mana anggaran sudah dicairkan Rp50 juta, tetapi mereka tidak datang urus-urus pertanggungjawabannya akhirnya hangus. Dana hibah yang hangus kembali ke kas negara,” tandasnya. (arf)
Pemkot Siapkan Dana Hibah untuk 160 Masjid
