PAREPARE,BKM– Pasar murah ramadan yang sudah menjadi agenda rutin tahunan Taufan Pawe (TP) untuk membantu masyarakat, tahun ini urung dilaksanakan.
Aturan Pilkada yang ketat, membuat TP, calon wali kota Parepare nomor urut 1, menahan untuk tidak menggelar pasar murah. “Maafkan ka masyarakat Parepare, tahun ini tidak ada pasar murah, karena aturan yang terlalu ketat. Saya tahu itu membantu masyarakat, tapi aturan yang membatasi,” kata Taufan dalam beberapa kali kesempatan kampanyenya.
Pasar murah yang digelar TP melalui Yayasan TP Centre yang didirikannya menawarkan paket sembako dan kebutuhan lainnya dengan harga murah jauh di bawah harga pasar. Sembako murah ini yang membantu masyarakat khususnya dari kalangan ekonomi tidak mampu.
“Melo ladde ka (mau sekali, red) pessui zekke ku (keluarkan zakat, red) untuk masyarakat Parepare, namun apa daya aturan yang terlalu ketat. Minta maaf sekali ka masyarakat Parepare,” imbuh Taufan Pawe.
Masyarakat Parepare yang selama ini merasakan pasar murah Ramadan, turut menyayangkan. Nurhayati, warga Jalan Jambu, Kelurahan Labukkang, Kecamatan Ujung, mengaku sembako murah dari pasar murah TP itu kerap membantunya setiap bulan Ramadan.
“Membantu sekali itu pasar murah, tapi kalau tahun ini tidak ada, maumi diapa. Yang penting sehat-sehat ji Pak TP dan keluarganya. Diberi kekuatan untuk kembali memimpin Parepare, supaya segala kebutuhan masyarakat dimudahkan,” harap Nurhayati. (smr)
