TAKALAR, BKM–Tim.penasehat pemerintah Kabupaten Takalar mulai risau dengan munculnya berbagai protes di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), khususnya pada bagian unit layanan pengadaan (ULP).
Kami meminta Bupati segera menghentikan proses lelang yang berlangsung saat ini, kelompok kerja tidak steril dan tidak independent mengerjakan tugas pelelengan, bahkan beberapa perusahaan yang bermasalah, tetap dimenangkan,” Kata H Hamzah Barlian, staf penasehat Pemkab Takalar, Kamis (7/6).
Hamzah Barlian bersama H A Makmur Andi Sadda mengaku kecewa atas patron pemerintahan yang diterapkan oleh Bupati Syamsari Kitta, Kedua penasehat tersebut meminta juga agar pemerintahan SK – HD fokus merealisasikan janji janji politiknya kepada masyarakat.
“Bupati harus konsentrasi untuk merealisasikan janji politiknya, karena sejauh ini, 22 program unggulan, khususnya bantuan sapi 1 ekor per KK, dijalankan sedikit demi sedikit,” Kata H A Makmur Andi Sadda. (ari Irawan)
