GOWA, BKM — Mulai Agustus mendatang, tahapan imunisasi measles rubella dilaksanakan Pemkab Gowa melalui dinas kesehatan (Dinkes). Untuk tahap pertama ini, imunisasi rubella akan dilakukan pada anak sekolahan mulai TK, SD, SMP, dan SMA. Sedangkan untuk tahap dua dilakukan pada September dengan sasaran anak balita mulai usia 0 sampai 9 bulan di Posyandu-Posyandu.
Terkait rencana pelaksanaan imunisasi kekebalan tubuh ini, Kamis (7/6) di gedung serbaguna Adijaya Sungguminasa, jajaran Dinkes Sulsel bekerjasama Dinkes Gowa melakukan pertemuan advokasi dan sosialisasi Measles Rubella dengan menghadirkan 108 peserta dari lintas sektoral, mulai camat, kepala KUA, para Korwil Disdik, kepala Puskesmas, Ormas, tokoh masyarakat, dan stakeholder lainnya.
Advokasi dan sosialisasi ini dibuka Sekretaris Kabupaten Gowa, Muchlis. Muchlis mengatakan, kegiatan seperti ini memang sangat penting, sehingga secara pribadi dirinya pun sangat mendukung kegiatan itu. “Ini penting dan ini sebagai salah satu dukungan Pemkab Gowa dalam mendorong dan mendongkrak kesehatan kita,” katanya.
Muchlis berharap, dengan adanya kegiatan ini Sulsel bisa mengulang kesuksesan Gowa yang kemarin. ”Program nasional saja bisa kita pertahankan. Apalagi keberhasilan Insya Allah bisa terulang,” kata Muchlis.
Kadis Kesehatan Gowa, dr Hasanuddin mengatakan, measles rubella merupakan suatu penyakit yang bisa dicegah dengan cara imunisasi. Tujuan dilakukannya imunisasi rubella ini untuk mencegah penyakit campak. Untuk kawasan Indonesia timur baru kali ini dilakukan setelah kawasan barat (pulau Jawa) dilakukan.
”Imunisasi ini untuk anak-anak mulai 9 bulan sampai 15 tahun. Jadi bulan Agustus itu kita mulai dulu di sekolahan dan September kita lakukan di Posyandu-Posyandu. Ini program nasional. Dan fase pertama di pulau Jawa dan fase kedua di luar pulau Jawa,” kata dr Hasanuddin. (sar/mir)
Agustus, Anak Sekolah Mulai Diimunisasi Rubella
