Site icon Berita Kota Makassar

Dokter Berangkat Umroh, Pasien RSUD I La Galigo Hanya Terima Surat Rujukan

LUTIM, BKM — Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) I La Galigo Wotu, kabupaten Luwu Timur tidak dapat berbuat banyak pasca dokter ahli bedah, Sikrong melakukan ibadah umroh.

Para pasien poli bedah pun yang akan melakukan operasi atau tindakan pembedahan tidak dapat dilayani dengan baik, disebabkan karena tidak adanya dokter pengganti ahli bedah.

Pihak Rumah Sakit hanya dapat memberikan surat rujukan kepada keluarga pasien, agar pasien tersebut dapat ditangani oleh Rumah Sakit lain.

Kerabat korban, Ibrahim mengatakan, pihak Rumah Sakit saat itu hanya memberikan surat rujukan kepada keluarga. Soalnya, alat yang ada di RSUD I La Galigo terbatas untuk digunakan.

“Saat itu, keluarga mengalami kecelakaan dan patah dibagian bahu serta sakit pada bagian perut namun pihak Rumah Sakit tidak dapat menangani sehingga dirujuk ke Palopo,” ungkapnya.

Setiba di Rumah Sakit Sawerigading kota Palopo, kata Ibrahim, pihak rumah sakit melakukan tindakan operasi termasuk pada bagian perut korban yang sakit.

“Korban merasa kesakitan dibagian perut sehingga dioperasi,” ungkapnya.

Sementara itu, perawat jaga di Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD I La Galigo Wotu, Hastika yang ditemui awak media, Senin (11/06/18) membenarkan kalau dokter ahli bedah sedang melakukan ibadah umroh.

Sehingga, kata Hastika, pasien yang akan masuk ke poli bedah atau ingin dilakukan tindakan operasi terpaksa diberikan surat rujukan ke Rumah Sakit Rujukan di kota Palopo.

“Kalau ada pasien yang masuk dalam poli bedah, kami hanya berikan surat rujukan ke Palopo, karena dokter bedah lagi pergi umroh,” ungkap Hastika.

Informasi yang dihimpun, dokter ahli bedah RSUD I La Galigo Wotu, Sikrong saat ini masih berada di kota Suci Mekkah. Hanya saja, kepergian Sikrong tersebut tidak digantikan oleh dokter ahli bedah lainnya. (Alpian Alwi)

Exit mobile version