MAKASSAR, BKM — Satuan Pelajar dan Mahasiswa (Sapma) Pemuda Pancasila Sulsel turut bergabung dalam Sahur on the Road “Sama-samaki Sahur”.
Kegiatan yang diinisiasi Legislator Golkar DPRD Sulsel, Andi Muhammad Zunnun NH ini membagi-bagikan menu sahur dan sembako ke sejumlah titik di Makassar, Selasa (12/6) dini hari.
Ketua Satuan Pelajar dan Mahasiswa (Sapma) Pemuda Pancasila Sulsel, Eko Wahyudi mengungkapkan, momentum “Sama-samaki Sahur” merupakan penerapan makna kebersamaan yang sesungguhnya.
Seperti diketahui, pasangan calon Gubernur-calon Wakil Gubernur Sulsel nomor urut satu, Nurdin Halid-Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar juga mengusung tagline “sama-samaki”, khususnya dalam gerakan membangun kampung yang digagasnya.
“Komitmen yg dimiliki Pak NH dan Ustad Aziz karena betul-betul memaknai kebersamaan. Harus tetap sama-samaki,” ujarnya.
Tokoh pemuda asal Toraja ini mengungkapkan, dukungan Pemuda Pancasila tetap kuat pada barisan NH-Aziz. Hal tersebut tak terlepas dari komitmen sejak awal karena mempertimbangkan optimisme kemajuan Sulsel di bawah kepemimpinan NH-Aziz kelak.
“Posisi Sapma Pemuda Pancasila pasti harga mati utk NH-Aziz. Program sama-samaki sahur ini serupa dengan program yang dicanangkan sebelum-sebelumnya.
Terlebih lagi di penghujung bulan Ramadan bagi mayasaeakay. Jadi, NH-Aziz bukan sosok yang ngomong dua kali, tapi memang komitmen, termasuk untuk kebaikan Sulsel baru,” jelasnya.
Lebih lanjut, Eko menegaskan kembali sikap Pemuda Pancasila dalam Pilgub Sulsel kepada NH-Aziz demi terwujudnya Sulsel baru yang lebih maju, sejahtera, mandiri, dan religius.
Kata dia, organisasi kepemudaan di bawah komando Diza Rasyid Ali tetap menjaga kesolidan memenangkan duet nasionalis-religius dalam Pilgub Sulsel hingga tahapan terakhir.
“Keputusan ormas itu menjadi kewajiban bagi seluruh anggota organisasi. Jelas dari awal Pemuda Pancasila Sulsel ikut mendukung NH-Aziz. Semua PP di tingkat kabupaten/kota wajib ikut komando dari provinsi,” tegasnya. (*)
