MAKASSAR, BKM — Masih dalam suasana lebaran Idul Fitri 1439 H, Plt Camat Tamalanrea, Muhammad Rheza,S.STP MSi menghadiri undangan halal bi halal warga kelurahan Kapasa Raya, di Kantor Kelurahan Kapasa Raya, Kecamatan Tamalanrea, Makassar, Selasa (19/6/2018).
Sebelumnya, Camat Rheza juga menghadiri undangan yang sama dengan warga kelurahan Buntusu, dan kelurahan Kapasa.
Di Kapasa Raya, Rheza disambut hangat Lurah Kapasa Raya Abu Bakar, Binmas dan Babinsa serta puluhan tokoh masyarakat setempat.
Kegiatan tersebut dihadiri pula para Ketua RT RW, LPM, PPS Kapasa Raya, tokoh pemuda dan beberapa elemen masyarakat lainnya.
Dalam sambutannya, Muhammad Rheza menyampaikan bahwa halal bi halal sudah menjadi tradisi umat muslim setelah perayaan Idul Fitri, baik di lingkungan masyarakat maupun instansi pemerintah. Seperti halnya halal bi halal yang diadakan masyarakat Kapasa Raya ini.
“Momen halal bihalal ini sebagai ajang berkumpul bersama untuk bersilaturrahim dan saling bermaaf-maafan satu sama lain,” ucap Rheza.
Orang nomor wahid di Kecamatan Tamalanrea ini berharap, momentum halal bi halal jangan hanya dijadikan sebagai acara seremonial semata, tetapi silaturahim ini dan saling bermaafan benar-benar ikhlas memaafka bukan hanya sekadar salam-salaman.
Dikesempatan itu, Rheza mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin kepada seluruh warga yang hadir.
“Ada tiga makna yang penting dalam setiap kegiatan halal bi halal, pertama meminta maaf, kedua saling memaafkan dan silaturrahim. Karena itulah momentum silaturahim dan berkumpul bersama ini kita manfaatkan untuk saling bermaaf-maafan satu sama lain,” cetusnya.
• Ajak Warga Gunakan Hak Pilih
Pada kesempatan itu, Plt Camat Tamalanrea, Muhammad Rheza menuturkan, bahwa Pilkada serentak 27 Juni 2018 baik Pilwali Makassar maupun Pilgub Sulsel sudah didepan mata. Untuk itu, semua masyarakat (wajib pilih) menggunakan hak pilihnya alias tidak golput.
“Kami mengajak warga untuk berpartisipasi untuk menggunakan hak pilihnya pada 27 Juni nanti. Kami juga mengharapkan semua pihak agar memjaga silaturahmi. Pilihan boleh beda, tapi silaturahmi harus terjaga,” pungkasnya. (drw)
