MAROS, BKM — Bupati Maros HM Hatta Rahman melakukan inspeksi mendadak (sidak) hari pertama kerja usai libur lebaran terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemkab Maros Kamis (21/6/2018). Sidak digelar di Lapangan Pallantikang Maros usai apel pagi.
Hatta Rahman bersama Wakil Bupati Harmil Mattotorang dan Sekretaris Daerah Baharuddin melakukan pemeriksaan daftar hadir pegawai di lapangan usai apel pagi.
Pemeriksaan dilakukan dengan mengecek satu per satu pegawai yang menandatangani daftar hadir dengan jumlah pegawai yang hadir.
“Diperiksa satu per satu untuk menghindari ada pegawai yang daftar hadirnya ditanda tangani oleh temannya, jadi jumlah yang hadir harus sesuai dengan jumlah yang tanda tangan,” ujar Hatta.
Hatta menyebut, kehadiran pegawai tahun ini lebih baik dibanding tahun lalu. Hal ini dikatakan Hatta karena libur lebaran cukup panjang sehingga pegawai puas berlibur bersama keluarga dan tidak lagi menambah libur.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) kabupaten Maros Agustam menuturkan, dari sidak lapangan usai apel pagi ini sekitar 99 persen ASN Maros sudah masuk kantor pada hari pertama usai libur lebaran.
“Untuk data rilnya mungkin siang karena akan kita periksa absensi per SKPD tapi melihat secara keseluruhan tadi 99 persen ASN sudah hadir pada hari pertama kerja usai libur lebaran. Kalaupun ada yang tidak hadir karena sakit atau memang ada ijinnya,” beber Agustam.
Pihak BKPPD juga masih menunggu hasil sidak pegawai tingkat kecamatan. Sidak kecamatan dipimpin langsung oleh masing-masing camat dengan laporan hasil sidak harus disertai foto.
Untuk sanksi, pihaknya kata Agustam akan menginventarisir pegawai yang tidak hadir tanpa keterangan akan diberikan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.
Dahlan salah seorang PNS Dinas Pendidikan Pemkab Maros yang dihubungi wartawan mengatakan apel hari pertama usai cuti bersama adalah apel ASN terbanyak selama ini.
Lapangan Palantikan menjadi lautan ASN dari berbagai instansi yang hadir tepat waktu. Kehadiran ASN dalam jumlah ribuan ini sebagai tanda tingkat kedisiplinan ASN Pemkab Maros tinggi.
Mereka datang tepat waktu pada hari pertama jam.kantor usai libur atau cuti bersama.
“Kehadiran ASN bukan karena takut sangksi tapi tingkat kesadaran yang menjadi prioritas hingga kehadiran ASN jumlahnya sangat membludak. Bila ada yang tidak hadir itu karena sakit atau karena ijin dan sudah tidak ada ASN yang berani membolos.” ujar Dahlan salah seorang pengawas SMP Dinas Pendidikan Maros. (Ari)
