KESIBUKAN warga kota sering kali menjadi peluang bisnis tersendiri bagi pelaku usaha seperti bisnis laundry kiloan. Terkadang beberapa orang merasa tidak memiliki waktu untuk mencuci pakaian dan akhirnya menyerahkan ke penyedia jasa laundry, seperti jasa laundry milik Erfina Salwati Alam.
REPORTER: JUNI SEWANG
Para ibu-ibu rumah tangga memang seringkali menjadikan usaha laundry sebagai alternatif terbaik untuk mencuci pakaian mereka.Laundry ada segi positifnya yaitu bisa membantu kita mencuci bertumpuk pakaian kotor, jadi bisa menghemat waktu, menghemat tenaga, menghemat listrik dan menghemat sabun cuci juga tentunya. Sekarang banyak yang menerima laundry kiloan yang harganya jauh lebih murah daripada laundry satuan.
Kita cuma pergi ke tempat laundry dengan membawa pakaian kotor dan nanti pakaian selesai sudah dalam keadaan disetrika dan dilipat rapi serta wangi. Praktis sekali, apalagi jika ada tempat laundry yang bisa antar jemput.
Bagi yang membuka usaha ini dengan modal sedikit, laundry kiloan adalah pilihan yang tepat. Dengan modal mesin cuci dan ruangan kecil untuk tempat menerima barang dan meletakkan cucian bersih, sudah bisa menjalankan bisnis ini.
Seperti halnya Erfina. Ia mengaku bisnis laundry sangat membantu keuangan rumah tangganya. Laundry Fina itu nama usaha laundrynya.
Di akhir tahun 2017 dirinya dan suaminya memutuskan untuk menyewa sebuah ruko senilai Rp40 juta pertahun, dengan bermodalkan pinjaman dari bank. Uang pinjaman itu ia membeli dua mesin pengering cucian yang bekas, tiga unit mesin cuci, dimana modal awal untuk membuka usaha laundry sendiri Rp25 juta.
“Awalnya sewa-sewa pelataran ruko membuka usaha konter pulsa. Usaha pulsa berjalan baik, saya membuka usaha laundry dengan meminta pemilik ruko untuk saya lanjutkan sewa rukonya. Saya dikasih harga Rp40 juta pertahun,” jelas Fina ibu rumah tangga muda yang saat ini masih berusia 21 tahun.
Fina juga bersyukur, usahanya menunjukkan perkembangan yang baik dalam waktu delapan bulan, dirinya dapat membeli mesin baru sebanyak dua unit.
“Jumlah tenaga kerja awalnya tiga orang, dua mencuci dan satu orang menyetrika. Saya juga turun tangan. Berjalan waktu, sudah kelihatan hasilnya, bisa menambah mesin cuci baru dua unit dan satu unit mesin pengering. Bahkan pegawai saya tambah menjadi empat orang,” tuturnya.
Dari penambahan mesin baru sebanyak dua unit mesin cuci, Fina dapat penghasilan Rp800 ribu hingga Rp1 juta per hari.
“Mesin nambah, karyawan nambah, insentif karyawan lebih dari Rp1 juta/bulan, pemasukan laundry kalau hari Senin bisa sampai Rp1 juta, itu yang saya syukuri. Apalagi,pengeluaran dalam sebulan belanja keperluan laundry kurang lebih Rp3-4 juta, jadi dalam sebulan penghasilan bersih bisa mencapai Rp18-20 juta,” ungkapnya. (jun)
