MAKASSAR, BKM — Menjelang Pilkada serentak di beberapa kabupaten/kota khususnya di wilayah Sulsel, Celebes Law And Transparancy (CLAT) mengharap kepada semua pihak agar menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi.
“Hal yang paling patut kita cegah dan waspadai bersama, adanya permainan politik uang yang bisa mencederai proses Pilkada nanti,” kata Ketua CLAT, Irvan Sabang, Minggu (24/6/2018).
Tak hanya politik uang yang digunakan dalam Pilkada nanti. Barang juga pun kata Irvan, kadang dipergunakan untuk menyogok atau memengaruhi pilihan masyarakat, agar mau memilih partai atau calon tertentu dalam pemilu, dimana praktek money politic dalam pemilu. Ialah praktek yang sangat bertentangan dengan nilai demokrasi.
“Lemahnya pelaksanaan undang-undang dalam memberikan sanksi tegas, terhadap pelaku money politic, yang justru membuat praktek money politic ini menjamur luas di masyarakat,” bebernya.
Bahkan ironisnya kata Irvan, praktek money politic ini sudah ada sejak zaman orde baru. Praktek politik uang ini sangat tidak sesuai dengan cita-cita negara yang menjunjung demokrasi.
Karena melalui praktek ini, masyarakat dipaksa untuk memilih yang tidak sesuai dengan keinginannya (mengekang kebebasan bersuara). (mat)
