MAKASSAR, BKM — Sejumlah jabatan eselon II lowong karena kepala organisasi perangkat daerah (OPD) memasuki masa pensiun.
Untuk mengisi formasi tersebut, Penjabat (Pj) Gubernur Sulsel, Soni Sumarsono akan melakukan pengisian struktur jabatan.
Diwawancara Senin (25/6), Soni mengatakan ada dua metode yang bisa dilakukan untuk mengisinya. Dengan metode menggeser seperti yang dilakukan saat mengisi jabatan Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi, namun bisa juga dengan metode lelang jabatan.
“Tapi kemungkinan besar akan dilakukan lelang jabatan,” ungkap Soni.
Dia menjelaskan, dengan melihat kondisi saat ini, lelang jabatan baru akan dilaksanakan usai pemilihan kepala daerah (Pilkada).
“Kita akan mulai setelah Pilkada. Pikiran longgar baru kita ngomong soal itu sekarang pikirannya belum longgar karena memikirkan Pilkada dulu,” ungkap Soni.
Sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Provinsi Sulsel tahun ini memasuki pensiun. Diantaranya posisi Sekretaris DPRD Sulsel, Rizal Saleh yang pensiun beberapa bulan lalu.
Tiga pejabat lainnya yang akan pensiun tahun ini adalah Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA), Andi Murlina Muallim pensiun Juni mendatang, Asisten I, Andi Herry Iskandar Agustus, dan Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Sulsel Abdul Rahman, September. Begitu juga dengan posisi Kepala Biro Pembangunan yang ditinggalkan Jumras karena sudah menduduki Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi. Saat ini, posisi tersebut diisi pelaksana tugas.
Soal itu, Pj Gubernur Sulsel, Soni Sumarsono mengatakan, untuk mengisi kekosongan sebuah jabatan sementara, tetap harus melalui pertimbangan Baperjakat. Tujuannya, agar ditemukan orang yang tepat dan memiliki kapasitas serta berpengalaman dalam sebuah jabatan.
Untuk proses lelang jabatan, dipastikan seluruh kepala dinas bisa ikut jika memenuhi persyaratan. (rhm)
