MAKASSAR, BKM–Warga Makassar tidak sedikit yang memilih kolom kosong (Koko) dari pasangan calon yang ada disiapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Pada surat suara di Pilwali Koko menjadi pilihan masyarakat Makassar. Masyarakat lebih banyak memilih Koko menunjukkan masyarakat masih menginginkan Moh Ramdhan Pomanto kembali ikut mencalonkan sebagai Wali kota Makassar.
Haspriani, salah satu warga jalan Toa Daeng 1 Batua, kelurahan Batua, kecamatan Manggala, yang dimintai alasannya memilih Koko, karena dirinya mengikuti pilihan keluarga besarnya. “Semua keluargaku pilih Koko, karena mereka pilih Koko, saya pilih Koko, mereka memilih mereka menganggap lebih baik untuk Makassar, maka saya mengikut yang baik,” ujar Haspriani, Kamis (28/6).
Hal serupa diungkapkan Jamal, warga jalan Bangkala, kecamatan Manggala, dirinya mengatakan kolom kosong itu hati nurani. “Ini soal nurani, jangankan untuk pilkada kami pilih Kolom Kosong, menjalankan ibadah Shalat dimasjid saja kami isi shaf yang kosong, jadi salah satu penyebab kolom kosong menang karena para imam di masjid selalu bilang luruskan shaf dan “tolong diisi yang kosong,”kata Jamal.
Hal yang sama kembali diungkapkan Akil, dimana sebelumnya dirinya berniat melakukan pencoblosan pada pasangan calon kolom bergambar, namun sesampai dibilik suara, spontanitas mencoblos Kolom kosong. “Saya itu tadinya bingung, ustas bilang jadi pemimpin yang jelas, harus yang bergambar, jadi niat masuk bilik memilih kolom bergambar, namun masuk bilik suara langsung pindah tanganku, pilih Kolom kosong, mukjisat itu,” tutur Akil. (jun/rif/c)
Warga Pilih Koko Karena Hati Nurani
