Site icon Berita Kota Makassar

MKKS Rancang Lima Hari Kerja

BARRU, BKM — Kepala SLTA yang terhimpun dalam Musyawarah Kerja Kepala Sekolah ( MKKS) di Barru sedang merancang formulasi untuk menerapkan lima hari kerja. Rencana ini mulai diterapkan pada tahun ajaran baru tahun ini.
Kepala UPT SMAN I Barru, H Umar, M kepada Jumat (29/6) membenarkan adanya rencana pertemuan antar Kepala SLTA untuk memberlakukan lima hari kerja. Selama ini cukup lama diterapkan enam hari kerja.
Rencana untuk membangun kesepakatan tentang lima hari kerja, lanjut Mantan Kepsek SMA Tanete Rilau ini. Menurutnya akan dibahas dalam rapat pembahasan lima hari kerja pada Sabtu pekan ini.
“Para Kepsek SLTA sudah kami undang untuk rapat pada hari sabtu. Dari sini nanti akan dibuat surat permohonan dari pihak MKKS untuk diajukan ke pihak Cabang Dinas Pendidikan di Pare-pare. Termasuk nanti Penerapan lima hari kerja tersebut akan dibuatkan berita acara, ” kata Umar.
Selain Kepsek SLTA yang diundang, akan dihadirkan juga Wakasek Kurikulum. Jadi penerapan lima hari kerja pada tahun ajaran baru ini, diawali dengan uji coba selama setahun. Nanti dilihat seperti apa hasilnya. Jika tidak ada kendala, maka lima hari kerja dilanjutkan.
Umar optimis lima hari kerja tidak akan menemui kendala. “Apalagi selama ini pihak guru banyak yang pulang dari sekolah sekitar pukul 16.00 wita dan jika hal ini diberlakukan, kami yakin lebih banyak yang suka karena ada peluang waktu bersama keluarganya, “tandasnya. (udi/C)

Exit mobile version