Site icon Berita Kota Makassar

Senin, Presiden Jokowi Resmikan PLTB Sidrap

SIDRAP, BKM — Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan meresmian Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Sidrap. Jadwal kedatangan RI 1 ini setelah pembangunan 30 unit kincir angin berkapasitas 75 Megawatt (MW) rampung dan sudah terkoneksi ke jaringan PLN Sulselbatara.

Rencana kepastian kedatangan orang nomor satu di Indonesia itu terjadwal 2 Juni 2018. Sebelumnya, Jokowi yang digadang-gadang akan kembali maju di Pilpres 2019 mendatang sudah mengutus beberapa menteri untuk meninjau progres PLTB Sidrap.

Seperti Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, Menteri BUMN, Rini M Soemarno dan Dirut PLN Sofyan Basir. Bahkan Wakil Ketua DPR RI, Dr Agus Hermanto, serta Wakil Ketua KPK, Laode M Syarief juga mengunjungi PLTB Sidrap.

Rencana kedatangan Presiden Jokowi ini sudah berapa kalinya dijadwal ke Sidrap meresmikan kincir angin terbesar di Asia Tenggara tersebut, namun beberapa kali itu juga selalu dibatalkan karena kepadatan agenda kenegaraan presiden Joko Widodo.

“Soal peresmian ini, sudah ada pemberitahuan dari Gubernur dan dirjen Menteri ESDM kalau Seni 2 Juli ini bapak Presiden akan hadir meresmikannya,” kata press officer PT UPC Sidra Bayu Energi, Yermia Riesky, Jumat (29/06).

Yermia menjelaskan, bahwa semua pengerjaan PLTB Sidrap sudah dan tersalurkan ke PLN sudah rampung 100 persen. Saat ini, kata dia pekerjaan yang dilakukan hanya rutinitas harian saja.

“Dari hari ke hari tim di sini semakin terbiasa dan menguasai sistem PLTB,” kata Yermia.

Pihaknya juga sudah memberikan pelatihan tehnis karyawan PLN yang ditugaskan khusus menjadi operator PLTB ini sehingga serah terimah pengoperasiannya sisa menunggu jadwal peresmian Presiden.

“Kalau sudah diresmikan, langsung kita serah terimahkan ke pihak PLN untuk dikelolah selanjutnya,”ucapnya.

Dari pantauan, sebanyak 30 kincir angin yang memproduksi 75 Megawatt (MW) listrik sudah berputar dan beroperasi di pengunungan Desa Lainungan dan Mattirotasi, Kecamatan Watang Pulu, Sidrap.

Listrik yang dihasilkan PLTB Sidrap sudah normal dan tidak ada lagi masalah. Semuanya sesuai harapan yakni menghasilkan energi listrik terbaharukan pertama dan terbesar di Indonesia.

Proyek PLTB terbesar di Inonesia dengan yang menelan anggaran besaran nilai investasi Rp1,5 triliun mampu mengalirkan listrik untuk 70 ribu pelanggan di Sulawesi selatan dengan daya listrik rata-rata 900 VA.

30 unit turbin angin telah terpasang itu memiliki name plated rated capacity sebesar 2.5 MW. Turbin angin ini dipasang pada menara baja setinggi 80 meter dengan panjang baling-baling turbin 57 meter.

PLTB Sidrap ini menjadikan Indonesia sebagai satu dari sedikit negara di Asia yang mempunyai pembangkit bertenaga angin, seperti Jepang, China, dan Korea. (ady)

Exit mobile version