MAKASSAR, BKM–Calon Wakil Gubernur Sulsel nomor urut satu, Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar mengungkapkan, dirinya telah berpuas hati atas perjuangan yang dijalani bersama. Baginya, itulah makna kemenangan sejati.
“Menjadi kesyukuran bagi kita semua, khususnya dalam perspektif agama, kewajiban adalah berjuang. Yang salah dan kalah itu kalau kita tidak berjuang,”ujar Aziz diacara silaturahmi dengan relawan pendukung NH-Aziz, di kediaman pribadi Nurdin halid Jl Mapala, Kecamatan Rappocini, Minggu (1/7).
Mantan anggota DPD RI tiga periode kembali menegaskan, pertemuannya bersama NH merupakan pertemuan ideologis. Murni untuk kebaikan Sulsel, kata Aziz, tidak ada kepentingan pragmatis dalam duet nasionalis-religius ini.
“Yang mempertemukan saya bukan karena keinginan berkuasa dan menumpuk harta. Persoalan terbesar bangsa ini seperti yang selalu kami sampaikan adalah kesenjangan dan inilah yang hendak dijawab melalui trikarya pembangunan dengan membangun kampung,” ujarnya.
Kendati demikian, Pimpinan Pondok Pesantren Hidayatullah ini menjelaskan, dirinya tidak akan berhenti begitu saja. Aziz tetap meyakini, masih ada berbagai upaya untuk menebar kebaikan, khususnya di Sulsel.
“Insya Allah masih banyak cara untuk melakukan kebaikan-kebaikan ke masyarakat. Proses dan perjuangan kita ini tidak akan ada yang sia-sia. Ini masih bisa kita titip ke DPR RI, DPRD provinsi, kabupaten, bupati, dan walikota,” tandasnya. (rif)
