Site icon Berita Kota Makassar

Selama Ramadhan, Skutik Honda Jadi Primadona

MAKASSAR, BKM — Astra Motor Makassar (AMM) sebagai main dealer sepeda motor Honda untuk wilayah Sulsel, Sulbar, Sultra, dan Ambon berhasil mengoptimalkan penjualannya selama bulan Ramadan lalu.
Henry Setiawan, Marketing Manager AMM area Sulselbar, mengemukakan, dari awal pihaknya memang sudah memprediksikan permintaan sepeda motor Honda akan naik signifikan dibulan Ramadhan.
”Terbukti kita mencatatkan penjualan sekitar 17 ribu unit atau naik sekitar 30 persen lebih,” katanya kemarin.
Lanjut Henry menjelaskan, penjualan motor honda didongkrak kecintaan masyarakat pada segmen skutik. Penjualan segmen skutik (skuter metik) ini memiliki kontribusi hingga 78 persen dari total penjualan. BeAT dan Scoopy menjadi yang paling favorit dimata konsumen dengan total penjualan sekitar 9 ribu unit.
Selain itu, produk terbaru Honda All New Vario 125 dan 150, dan Skutik premium All New PCX 150 menjadi warna baru dan berhasil memikat hati konsumen selama Ramadan dengan penjualan di atas 4 ribu unit.
Meski skutik menjadi primadona, segmen bebek dan sport Honda juga tetap mengalami peningkatan penjualan yang signifikan. Tak dipungkiri, peningkatan penjualan Astra Motor terjadi karena banyaknya kegiatan yang dilakukan selama Ramadan, seperti Honda Sport Motoshow di 4 kota, yakni Palopo, Mamuju, Makassar, dan Kendari, launching produk terbaru All New Vario 125 dan 150 di Palopo dan pameran-pameran yang dilakukan diler yang tersebar di seluruh wilayah Sulselbartra dan Ambon.
Dibulan Ramadan juga, Honda sebagai official sponsor klub sepakbola PSM Makassar meluncurkan produk eksklusif, yaitu sepeda motor Honda dengan livery PSM spesial dan limited edition. Produk ini dijual terbatas 180 unit. Proses pemesanan masih berlangsung dan pemenuhan inden hanya satu bulan.
”Melihat trend yang positif ini, saya yakin ke depan dengan teknologi, desain, dan kualitas Honda yang mumpuni, peminat sepeda motor Honda di Sulselbar juga Tenggara dan Ambon akan terus meningkat,” pungkas Henry. (mir)

Exit mobile version