MAKASSAR, BKM — Ketua TP PKK Kecamatan Tamalanrea, Noorlaelah, SH melakukan pembinaan dasawisma tingkat kelurahan Tamalanrea Indah, belum lama ini.
Kegiatan tersbut diikuti puluhan kader PKK dan dasa wisma tingkat kelurahan Tamalanrea Indah.
Kehadiran istri Plt.Camat Tamalanrea, Muhammad Rheza,S.STP MSi itu disambut antusias kader PKK dan masyarakat setempat.
Pembinaan dasawisma tersebut dilakukan secara bergiliran di semua wilayah (8 kelurahan), kecamatan Tamalanrea.
Kegiatan ini sendiri berisi tentang pembinaan PKK khusus kelompok dasawisma, melihat potensi kelurahan Tamalanrea Indah dengan pemanfaatan lahan untuk kebun dasawisma, potensi kerajinan dan pelatihan kader dasawisma agar mampu melakukan pendataan dan pencatatan warga.
“Dasawisma adalah kelompok ibu berasal dari 10 KK yang bertetangga untuk mempermudah jalannya suatu program. Program yang dijalankan bisa saja soal pengumpulan dana, kuesioner, tertib administrasi, dan hasilnya akan diteruskan ke Ketua PKK yang dilakukan oleh Ketua Dasawisma,” jelas Ketua TP PKK Kecamatan Tamalanrea, Noorlaelah.
Noorlaelah menjelaskan, bahwa dasawisma menjadi bagian yang tidak bisa terpisahkan dari PKK, hal ini dikarenakan dasawisma merupakan miniatur PKK yang direalisasikan dalam kelompok organisasi bagian yang terdiri dari 10-20 kepala keluarga dalam satu wilayah RT yang diketuai seorang ketua dengan tujuan membantu TP PKK Kelurahan, melalui kelompok PKK RT dalam pelaksanaan program PKK yang akan ditetapkan dengan surat keputusan Ketua TP PKK Kelurahan dengan persetujuan Pembina Lurah setempat.
Tujuan kelompok dasawisma memiliki banyak manfaat diberbagai macam sektor, baik dibidang pemerintahan maupumn bidang pembangunan. Misalnya dalam bidang pemerintahan, dengan adanya dasawisma penduduk dalam satu lingkungan RT/RW dapat tercatat secara akurat yang memudahkan sensus penduduk.
Sedangkan dalam bidang pembangunan, adanya Musrenbang tingkat kelurahan dapat menjadi kegiatan rutin per 6 bulan untuk mencapai pembangunan bisa tepat sasaran sesuai kebutuhan lingkungannya.
“Peran dasawisma sebagai unit terkecil PKK diharapkan dapat menggugah masyarakat agar termotivasi untuk selalu dinamis, mau mengubah keadaan kepada yang lebih maju lagi. Seperti dalam hal upaya peningkatan kesejahteraan keluarga. PKK bukanlah tempat arisan dan pengajian saja, tetapi merupakan wadah bagi pemberdayaan masyarakat. Kalau arisan dan pengajian, setiap perkumpulan beberapa orang bisa saja dilakukan. Tapi PKK lebih dari itu, merupakan wadah pemberdayaan khususnya kaum perempuan,” cetus Noorlaelah. (drw)
