PINRANG, BKM β Aksi damai relawan Bersalam (Abdul Latif-Usman Marham) terciderai setelah bentrok dengan aparat keamanan di Gedung Panwaslu Pinrang, Sabtu (7/7). Massa mendesak Panwaslu Pemungutan Suara Ulang (PSU).
Massa kian beringas karena Ketua Panwaslu Pinrang, Ruslan Waduh tidak menemui mereka untuk Massa mengamuk dan kecewa dengan melakukan pelemparan batu.
Petugas yang diturunkan mengamankan jalannya aksi akhirnya melepaskan tembakan gas air mata untuk membubarkan konsentrasi massa yang berhamburan meninggalkan lokasi aksi.
Insiden ini hanya berlangsung sekitar setengah jam, tidak ada korban luka. Massa relawan Bersalam kembali merapatkan barisan dan kembali berorasi.
Pendemo meminta Ketua Panwaslu untuk keluar menemui pengunjuk rasa, massa juga mendesak agar dilakukan pemilihan ulang di 12 kecamatan.
βIni yang kami sesalkan kenapa Ketua Panwaslu tidak mau menemui kami. Kita mau minta menjelaskan temuan relawan Bersalam, dan ditindak lanjuti oleh Panwas,β kata koordinator lapangan, Solihin.
Setelah negosiasi, barulah Ketua Panwas keluar menemui massa setelah kejadian dan dikawal oleh petugas Kepolisian memberikan penjelasan.
Hanya saja, massa masih merasa tidak puas dengan penjelasan Ketua Panwas yang telah meninggalkan lokasi, sehingga massa terus lakukan orasi.
Massa baru membubarkan diri sekitar pukul 16.30 wita setelah ada pertemuan antara massa dengan ketua Panwas kembali dan difasilitasi oleh Kapolres Pinrang AKBP Adi Purboyo.
Tuntutan massa Bersalam akan ditindak lanjuti Panwas dan jika bukti-bukti kuat kasus ini akan ditingkatkan ke Gakkumdu Polres Pinrang.
(ady/C)
Massa Desak Panwas Gelar PSU
