MAROS,BKM–Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Maros menanggung semua biaya administrasi untuk 35 bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) nya. Para Bacaleg digratiskan mulai dari biaya administrasi, guna memotivasi Bacaleg Demokrat agar lebih semangat mengikutinya.
Ketua DPC Partai Demokrat Maros H Amirullah Nur Saenong menjelaskan, biaya administrasi itu meliputi biaya pembuatan SKCK, pemeriksaan kesehatan, meliputi rongen, pemeriksaan kesehatan jiwa. Menurutnya tujuan penggratisan itu karena untuk memotivasi bacaleg Demokrat yang ingin maju di dapilnya masing-masing. “Semuanya kita gratiskan!. Karena untuk memotivasi mereka untuk maju. Supaya mereka tidak merasa dibebani sejak awal.
Dia menjelaskan, dari 14 Ketua Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) Partai Demokrat, 10 diantaranya menyatakan kesiapannya untuk maju di daerahnya. Sementara yang empat lainnya fokus untuk pemenangan calon internal di partai Demokrat. “Ada empat orang Ketua DPAC yang tidak maju, karena mereka fokus untuk memenangkan kader-kader partai. Ke empat ketua itu yang tak maju, yakni Ketua DPAC Marusu, Kecamatan Turikale, Kecamatan Tanralili dan Mallawa,” ungkapnya.
Selama membuka pendaftaran Bacaleg untuk kabupaten, ada sekitar 40 warga Maros yang berminat menjadi caleg melalui pintu partai yang didirikan mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono. Itu berarti ada 5 bacaleg yang tidak lolos, karena kuota caleg di Maros hanya 35 orang untuk lima dapil. “Meski kuota sudah penuh, namun bila ada kader partai lain yang ingin bergabung di Demokrat Maros, tentu akan dipertimbangkan,” jelasnya. (ari/rif/c)