Site icon Berita Kota Makassar

Enam Maling Kode Oe…Oe… Diringkus

MAKASSAR, BKM — Enam orang komplotan pembobol rumah diringkus petugas Polsek Mamajang. Dalam aksinya, maling ini kerap menggunakan kode oe…oe… jika melihat ada orang yang datang.
Dari keenamnya, hanya satu orang dewasa. Lima lainnya masih di bawah umur.
Yang paling tua adalah Ali (30). Sementara Uc (13), Tf (15) dan Tr (16). Keempatnya merupakan warga Jalan Baji Minasa Dalam. Satu lainnya, Rd (15) beralamat di Jalan Nuri Baru. Sedang Id (14), bertempat tinggal di Jalan Baji Pamai Dalam.
Sebenarnya, ada tujuh orang anggota komplotan ini. Namun satu di antaranya, yakni Rz berhasil kabur saat penangkapan berlangsung.
Polisi menciduk kawanan ini sesaat usai melakukan aksinya, Rabu (11/7) sekitar pukul 05.00 Wita. Mereka baru saja membobol rumah milik Makmur di Jalan Tanjung Raya.
Saat beraksi, mereka terlebih dahulu mencongkel pintu rumah dengan menggunakan linggis kecil. Selanjutnya masuk dan mengambil satu unit televisi.
Namun nahas, pemilik rumah terbangun dari tempat tidur. Diapun berteriak; ”Pencuri….pencuri…”
Teriakan itu langsung mengundang perhatian warga sekitar. Mereka keluar dari dalam rumah lalu berlarian mengejar para pelaku.
Tidak lama kemudian, personel Polsek Mariso dan Mamajang tiba di lokasi. Penyisiran pun dilakukan. Satu persatu dari pelaku berhasil diciduk di tempat persembunyiannya.
Kapolsek Mamajang Kompol Darianto menerangkan, para pelaku berbagi peran ketika beraksi. Misalnya Rz yang berhasil kabur. Dia membobol pintu rumah korban. Kemudian tiga rekannya yang lain masuk. Masing-masing Ali, Rd dan Id.
Ketiga eksekutor ini lalu mengambil televisi dan membawanya keluar. Selanjutnya mereka menyerahkan ke Tf dan Tr yang sudah bersiap di depan rumah korban. Sedangkan Uc kebagian peran untuk mengawasi lokasi sekitar.
Saat itu Uc duduk di salah satu pos yang berjarak sekitar 20 meter dari TKP. Jika ada orang melintas, ia kemudian memberikan kode; oe…oe… kepada rekannya.
Dalam aksinya, kawanan ini melengkapi diri dengan senjata tajam berupa badik. Mereka tidak segan melukai korbannya jika melawan.
”Sebagian dari komplotan ini ada residivis yang sudah keluar masuk penjara dalam kasus pencurian. Pemeriksaan masih berlangsung dan dilakukan pengembangan. Satu orang yang kabur masih dalam pengejaran,” ujar Kompol Darianto, kemarin. (jul/rus)

Exit mobile version