BANYAKNYA hotel yang menjamur di Kota Makassar ternyata memiliki dampak positif. Salah satunya adalah penyerapan tenaga kerja bagi warga sekitar. Syamsu Oshin salah satunya yang mendapat rezeki bekerja di hotel terbesar di jalan AP Petta Rani yakni Hotel Claro Makassar.
Laporan: NUGROHO
Di sebuah hotel, terutama hotel berbintang, banyak bagian pekerjaan yang bisa dimasuki masyarakat. Seperti misalnya bagian Bellboy di hotel. Pekerjaan yang kelihatannya sederhana, namun cukup mampu sebagai penopang kebutuhan keluarga.
Jika kamu adalah tamu hotel yang membawa banyak barang bawaan, maka tak perlu khawatir kerepotan membawanya saat berada di hotel, apalagi hotel berbintang. Karena akan ada Bellboy yang siap membantu membawakan barang. Tugas Bellboy memang seperti itu, melayani tamu, membawakan barangnya hingga sampai ke depan kamar pesanannya.
Saat ini memang suasananya piala dunia, jadi saat penulisberkunjung ke Hotel Claro, semua pegawai disana menggunakan jersey timnas peserta piala dunia. Seperti juga Syamsul, ia terlihat sedang membawakan barang tamunya dengan menggunakan kontum timnas Inggris.
Syamsul adalah pria asal Kabupaten Gowa. Saat ini ia telah memiliki istri bernama Dewi Anggraeni dan satu orang anak. Syamsul menggantungkan kebutuhan keluarganya dari pekerjaannya sebagai Bellboy Hotel Claro.
Tiap harinya ia harus berada di hotel sejak pagi. Tiap jam 07.00 ia memang diharuskan berada di hotel untuk siap menyambut tamu yang datang. Waktu pulangnya tak menentu, kadang cepat, kadang lambat. Kalaupun cepat, biasanya ia pulang jam 18.00. Namun kalau tamu sedang ramai, ia kerja full. Biasa baru pulang dari hotel pukul 20.00.
“Bagi saya itu tidak menjadi masalah. Saya tetap menganggap pekerjaan ini nomor satu. Keluarga? Alhamdulillah selama ini istri saya mengerti akan pekerjaan saya disini,” tutur pria 30 tahun ini.
Pekerjaannya membawakan barang, terlihat sederhana, namun ternyata tak sesederhana itu. Butuh kerja keras dan tenaga ekstra untuk bisa menjalaninya. Bayangkan saja jika setiap hari ada 250 sampai 300 tamu yang datang ke Hotel Claro, maka semuanya harus dilayani oleh Syamsul.
“Jadi setiap hari tugas saya itu handle tamu saat checkin, tamu turun dari kendaraan, langsung handle barang bawaannya. Kalau sudah dapat kamar, mengantar barangnya ke kamar tujuan,” kata Syamsul.
Namun ternyata tugasnya bukan hanya mengantarkan barang milik tamu saat checkin saja. Saat tamu hendak checkout pun ia harus siap melayani.
“Bukan cuma hanya checkin saja, saat checkout pun jika tamu menelpon untuk mengambilkan barangnya dari kamar, ya langsung saya followup di kamar untuk dibawa. Jadi saat checkin saya bawakan, mau checkout juga saya bawakan,” tambahnya.(nug/b)
