MAROS, BKM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros menyerahkan Draft Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) tahun 2018 kepada DPRD Maros. Dalam draft itu pendapatan daerah Maros mengalami penambahan Rp30.714.270.134.
Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Maros, Takdir, menjelaskan, di dalam APBD Pokok pendapatan daerah sekitar Rp1.420.136.747.763. Kemudian dalam rancangan APBD Perubahan meningkat menjadi Rp1.450.851.017.897 atau bertambah sekitar Rp30.714.270.134.
Sementara Pendapatan Asli Daerah (PAD) Maros dalam Rancangan APBD-P juga mengalami peningkatan sebesar Rp214.542.540.366. Dimana dalam APBD Pokok sebelumnya hanya Rp202.645.000.000 atau bertambah Rp11.897.540.366.
”Semua objek pajak dan retribusi yang mencapai di atas 50 persen, kita naikkan targetnya pada APBD perubahan. Dalam APBD pokok, PAD sebesar Rp202.645.000.000. Sedangkan dalam rancangan APBD perubahan Rp214.542.540.366 atau bertambah Rp11.897.540.366.
Untuk dana perimbangan, tambah Takdir, naik sekitar Rp18.357.963.480 yang sebelumnya Rp997.416.669.000. Kemudian saat perubahan naik menjadi Rp1.015.774.632.480. Sementara lain-lain pendapatan daerah yang sah naik sekitar Rp458.766.288.
Belanja tak langsung yang dianggarakan dalam rancangan APBD perubahan juga bertambah. Dalam rancangan APBD perubahan Rp712.335.499.320 dan dalam APBD pokok sebesar Rp690.565.433.420.
Untuk belanja langsung, dalam APBD sebesar Rp729.471.314.343 sementara APBD perubahan sebesar Rp760.246.556.210 atau bertambah sekitar Rp30.775.241.867. (ari/mir/c)
APBDP Maros Bertambah Rp30,7 M
