TAKALAR, BKM–Pasca kunjungan Plt Gubernur Sulsel, Sony Sumarsono dan Bupati Takalar H Syamsari Kitta dikawasan pabrik Gula Takalar, beberapa persoalan pelik yang terjadi selama ini mengemuka saat pertemuan itu digelar. Seperti menumpuknya hasil produksi gula siap jual di dalam gudang pabrik gula tersebut.
Menyikapi kondisi yang tak menguntungkan bagi kelanjutan hidup pabrik yang telah berdiri puluhan tahun silam dikecamatan Polongbangkeng Utara, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (DPK) Kabupaten Takalar, Muhammad Hasbi melakukan gerakan reaksi cepat dengan menempuh garis koordinasi dengan pihak Badan urusan logistik (Bulog).
“Setelah kunjungan Gubernur dan Bupati Takalar beberapa hari lalu di pabrik gula, kita baru ketahui adanya tumpukan produksi gula yang belum diangkut untuk dipasarkan,”‘ Kata Kadis Pertanian dan Perkebunan Takalar, Muhammad Hasbi, Kamis (12/7).
Guna memaksimalkan dan meningkatkan kembali nilai.jual produksi gula tersebut, Kadis Pertanian dan Perkebunan Takalar langsung mengajak Bulog berperan aktif menangani hal tersebut.
“Saat ini, Bulog akan mulai mengangkut gula di.gudang pabrik gula sebagai bentuk tindak lanjut dari rapat gabungan Pemprov SulSel,”‘Tandas Muhammad Hasbi
Meski upaya tersebut telah disambut baik oleh pihak Bulog, Muhammad Hasbi meminta pihak produksi pabrik Takalar untuk meropros ulang gula tersebut sehingga dapat memenuhi standar SNI. (ari irawan)
