GOWA, BKM — Pembukaan event Beautiful Malino II yang dimulai, Jumat (13/7/2018) pukul 16.00 Wita di lapangan Kelurahan Bulutana, Kecamatan Tinggimoncong diawali pameran pembangunan, menjadi satu kesyukuran, karena masyarakat Tinggimoncong dan sekitarnya khususnya pedagang buah, sayuran dan cemilan khas kota wisata Malino yakni Tengteng (penganan khas terbuat dari kacang dan gula merah yang dilumerkan).
Para pedagang yang menempati pasar sentral Malino dan pedagang lepas yang menghiasi pinggir jalan poros terlihat ‘panen’. Pasalnya, jumlah pengunjung yang datang ke Malino sangat berdampak pada dagangan mereka.
“Mereka (pengunjung) kan rata-rata nginap sehingga jualan kami bukan hanya makanan penganan khas seperti tengteng kacang, dodol, tengteng wijen dan kripik jalar, kripik pisang dan talas yang diborong tapi juga buah.markisa, alpukat, terong belanda hingga sayur mayur dan ikan palluce’la pun laris,” kata Dg Lija, salah seorang pedagang sayur dan buah di lods pasar sentral Malino, Jumat (13/7/2018).
Dg Lija bersama sejumlah pedagang buah dan sayur lainnya di pasar Malino ini pun bersyukur lantaran omzetnya selama sepekan ini bakal naik. Sama.ketika event perdana Beautiful Malino setahun lalu berlangsung.
“Iye pendapatan saya dari jualan sayuran, buah dan cemilan meningkat. Saya bersama pedagang lainnya berharap suasana Malino tetap indah sepanjang masa. Jika Malino indah maka pengunjung akan melimpah dan itu akan mendongkrak pendapatan kami,” tambah Dg Nginga, penjual sayuran dan buah.
Terpisah Camat Tinggimoncong, Andry Mauritz di sela pembukaan pameran pembangunan rangkaian Beautiful Malino II mengatakan, sejauh ini partisipasi masyarakat Tinggimoncong dalam menyongsong event wisata yang bertarget kalender wisata nasional, cukup tinggi.
“Alhamdulillah, jika kondisi ini tetap berjalan baik maka tentunya warga akan merasakan dampak. Kesejahteraan mereka akan meningkat,” kata Andry. (saribulan)
