MAKASSAR, BKM –Selama perhelatan Piala Dunia di Rusia tahun ini, setiap malam hampir seluruh warkop dan caffe penuh dengan penggemar sepak bola.
Hal ini memberikan keuntungan bagi pengusaha warkop dan cafe dalam untuk meningkatkan pendapatan.
Berbagai macam pelayanan untuk dapat menarik konsumen dengan menyediakan layar sehingga membuat penggila bola merasa puas untuk menonton siaran langsung piala dunia.
Warkop dan caffe dapaat meraup omset dalam sehari mencapai jutaan rupiah dalam sehari, selama penyelenggaraan piala dunia hampir rata warkop dan caffe tidak pernah sepi dari pengunjung.
Seperti halnya yang dirasakan para penikmat kopi di Warkop Buana Jalan Urip Sumoharjo, Ruko KTC. Untuk memanjakan pengunjungnya, Warkop Buana menggelar acara nonton bareng (nobar). Sejumlah komunitas berkumpul di warkop ini menyaksikan piala dunia berlangsung hingga usai.
“Mulai dari babak penyisihan kita menggelar nobar piala dunia dan ini akan berlangsung selama piala dunia selesai dihelat,” kata Anto, pegawai warkop Buana.
Bukan hanya Warkop Buana, Warkop 212, Jalan Toddopuli, Warkop CCR, Warkop 65 Jalan Adyaksa dan Warkop Bilal, Jalan Racing Centre juga menggelar nobar.
Dari beberapa warkop yang menggelar nobar hampir semua beralasan, semakin lama para penikmat kopi berada pada warkop semakin ramai dan semakin banyak pesanan oleh penikmat nobar.
“Untuk mendapatkan sajian nobar Piala Dunia 2018 di Warkop kami (Bilal), pengunjung cukup memesan kopi dan menu makanan dan minuman lainnya dengan harga yang sangat terjangkau. Memang keuntungan selama perhelatan piala dunia meningkat,” ungkap Bilal tanpa menyebut angka pastinya. (jun)
Gegara Piala Dunia Omzet Warkop Meningkat
