MAKASSAR, BKM — Proses persiapan untuk pembangunan tol layang Pettarani terus dilakukan. Di ujung tol AP Pettarani, dimana proyek ini diground breaking, tampak sejumlah pekerja melakukan penggalian tanah.
Direktur Utama PT Bosowa Marga Utama Nusantara Jalan Tol Seksi IV (BMN-JTSE), Anwar Toha menjelaskan saat ini sedang dilaksanakan pembuatan lubang di tanah dengan cara tanah di bor terlebih dahulu kemudian penginstalan besi tulangan ke dalam lubang yang dilanjutkan dengan pengecoran bor pile.
Dia mengemukakan, aktifitas itu masih bagian dari pekerjaan awal atau persiapan.
“Sampai saat ini masih tahapan pekerjaan awal. Proses bore pile. Mudah-mudahan bore pile-nya tidak ada yang bergeser, ” kata Anwar Toha, Jumat (13/7).
Dia memperkirakan untuk pemancangan tiang yang akan menjadi pondasi jalan sudah bisa dilaksanakan akhir Juli mendatang.
Sambil mengerjakan proses pondasi jalan, saat ini juga sudah sementara dibuat struktur cor yang akan menjadi badan jalan tol. Pengerjaannya dilakukan diluar pekerjaan proyek tol layang. Sehingga tidak mengganggu proses persiapan dan bore pile. Ketika sudah siap untuk dipasang, baru akan didatangkan untuk kemudian dirangkai.
“Tapi semua yang dikerjakan saat ini masih dalam tahapan pekerjaan awal. Sekitar dua bulan ke depan mungkin kita sudah akan masuk ke pekerjaan konstruksi, ” ungkapnya.
Lebih lanjut Anwar Toha mengemukakan, saat ini, pekerja juga masih berkutat pada pemindahan sejumlah utilitas. Salah satunya yakni pemindahan kabel PDAM.
“Untuk pipa PDAM, kita sudah ada kesepakatan, nanti kontraktornya yang eksekusi itu memindahkan pipanya, sisa diganti pipanya saja karena memang sudah tua, sekitar 30 tahun yang lalu,” jelas Anwar.
Pembangunan Tol Layang Pettarani dipastikan molor dari jadwal yang direncanakan. Hingga saat ini, kontraktor pembangunan Jalan Tol Layang Pettarani masih berkutat pada penyelesaian tahap persiapan. Padahal, berdasarkan jadwal, pekerjaan konstruksi seharusnya sudah dimulai sejak April lalu.
Persiapan pekerjaan pun juga molor. Rencananya, seperti yang dijelaskan Direktur Teknis dan Operasional Margautama Nusantars, Ismail Malliungan, median jalan AP Pettarani mulai akan ditutup seng sekitar 25 Juni lalu. Namun, sejauh ini, belum ada tanda-tanda jika rencana itu akan dilakukan. (rhm)
Pekerja Mulai Menggali Pondasi Tol Layang
