MAKASSAR, BKM– Sabtu tanggal 14 Juli 2018 pagi, sekelompok preman melakukan penghadangan dan persekusi terhadap rombongan pengurus FPI yang tiba di Bandara Tarakan, Kalimantan Utara.Massa nampak begitu beringas.
Aparat dinilai dengan sepihak kemudian memutuskan memulangkan Waketum DPP FPI KH Ja’far Shiddiq bersama rombongan ke Jakarta tanpa mendiskusikan sama sekali dengan pihak FPI Kalimantan Utara.
Padahal sekitar enam bulan lalu Waketum FPI bersama Habib Hanif Alatas datang ke Berau yang bersebelahan dengan Tarakan untuk menghadiri Tabligh Akbar dan pelantikan FPI di sana, dan acara tersebut berjalan lancar dihadiri ribuan umat Islam.
“Setiap orang berhak atas kebebasan, berserikat, berkumpul dan.mengeluarkan pendapat ” ini cikal bakal pemicu biang kerok anti toleran,” kata Imam Daerah FPI Sulsel, Habieb Faisal Alhabsyi.
Untuk itu dia menghimbau kepada pemerintah Indonesia agar segera menangkap dan memproses hukum 30 an Pereksekusi Anti toleran di Bandara Tarakan,” ucap Imam Daerah Habieb Faisal Didampingi Habieb Muhsin dan Ustad Agussalim, Jubir FPI dan FUIB, Muhammad Abduh Rachman. (**)