MAKASSAR, BKM — Seorang lelaki bernama Suardi (31) dijebloskan ke dalam sel tahanan Polsek Panakkukang. Ia dibui usai menganiaya seorang ibu rumah tangga bernama Rosmiati.
Cara yang dilakukan Suardi tergolong sadis. Dia menginjak-injak korban lalu menonjok mukanya hingga babak belur hingga pingsan. Rosmiati pun harus dilarikan ke rumah sakit guna mendapat perawatan medis.
Peristiwa ini berlangsung di Jalan Pampang 2, Kelurahan Pampang, Kecamatan Panakkukang, Sabtu (14/7). Warga sekitar tetiba berkerumun setelah mendengar suara gaduh.
Suardi yang tersulut emosi langsung gelap mata. Dia memukul wajah perempuan yang ada di depannya. Sekali tonjok Rosmiati pun jatuh. Tak puas, Suardi masih terus menyerang. Korban diinjak hingga tak sadarkan diri.
Melihat korban tak berdaya, pelaku langsung melarikan diri. Warga yang melihat Rosmiati terkapar, kemudian beramai-ramai mengevakuasi dan membawanya ke rumah sakit.
Pihak keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Panakkukang. Aduan korban diterima petugas dengan nomor: LP/810/VI/K/2018/Restabes Mksar/Sek Panakukkang.
Berdasarkan laporan itu, tim Resmob Polsek Panakkukang yang dikomandoi Kanit Reksrim Iptu Ahmad, didampingi Panit 2 Reskrim Ipda Roberth Hariyanto Siga turun melakukan penyelidikan terhadap pelaku. Hasilnya, diperoleh informasi bahwa Suardi tengah bersembunyi di sebuah rumah kos barunya yang berada di Pampang.
Tempat tersebut lalu disambangi. Benar saja, Suardi ada di rumah kos itu. Ia tak berkutik saat petugas menangkapnya. Selanjutnya dibawa ke Mapolsek Panakkukang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Kapolsek Panakkukang Kompol Ananda Fauzi Harahap, membenarkan penangkapan tersebut. ”Pelaku sudah kami amankan. Dia menganiaya seorang ibu-ibu hingga pingsan,” ujarnya, kemarin.
Dari keterangan pelaku saat diinterogasi, terungkap bahwa perbuatannya itu dilatarbelakangi oleh rasa sakit hatinya. Sebab sebelumnya, ibu pelaku dengan korban sempat adu mulut.
”Persoalannya sepele. Saat itu korban dipanggil oleh ibu pelaku untuk menanyakan uangnya yang hilang. Korban merasa dituduh hingga terjadi adu mulut antara ibu pelaku dengan korban. Pelaku yang menyaksikan pertengkaran itu, langsung marah dan menganiaya korban,” terang Kompol Ananda menirukan pengakuan pelaku. (ish/rus)
Ibu Adu Mulut, Anak Pukul IRT Hingga Pingsan
