MAKASSAR,BKM–Di hari pertama masuk sekolah, Senin (16/7), beberapa sekolah menyambut para siswa baru dengan antusias. Bahkan di beberapa sekolah menyambut dengan hal-hal unik.
Seperti misalnya di SDN Kompleks Sambung Jawa, Jalan Baji Gau 1, para siswa dijemput oleh guru dengan diiringi oleh lagu hari pertama masuk sekolah. Sedangkan murid SD di telihat masuk mengantuk.
Para siswa yang diantar langsung oleh orang tua masing-masing, setelah penjemputan baru dilakukan Apel bersama dengan para guru, siswa, dan orang tua siswa. Dalam Apel tersebut, sekalian diperkenalkan visi misi sekolah, ruang kelas, dan para guru SDN Kompleks Sambung Jawa.
Kepala SDN Kompleks Sambung Jawa, Fahmawati mengatakan jika Apel ini memiliki tujuan. Yaitu memperkenalkan visi dan misi sekolah supaya orang tua siswa mengerti tentang sekolah ini, memperkenalkan tiap ruang sekolah supaya orag tua tahu fasilitas apa yang akan digunakan dalam pembelajaran, dan mengenal guru-guru yang akan mengajar di setiap kelas.
“Ini karena supaya para orang tua dan siswa mengenal semua guru yang mengajar di SD ini,” kata Fahmawati.
Uniknya, kelas yang ada di SD ini tidak mengenal nama kelas dengan menggunakan huruf atau alfabet, namun menggunakan nama-nama pahlawan di Sulsel.
“Kelas kita tidak memakai istilah kelas 1A dan sebagainya, tapi kita pakai nama pahlawan seperti Kelas Pajonga Dg Ngalle, dan lain-lain,” tambah Fahmawati.
Tahun ini sendiri SDN Kompleks Sambung Jawa menerima siswa sebanyak 64 siswa. Jumlah ini lebih sedikit dibanding penerimaan tahun lalu. Menurut Fatmawati, pengurangan jumlah ini terkait keterbatasan ruangan yang ada di SDN Kompleks Sambung Jawa. Sebelumnya membuka tiga kelas, kali ini hanya menjadi dua kelas saja.
Di SMPN 27 Makassar, Jalan Dg Tata Makassar, hari pertama ini mereka membuka Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS).
PLS di sekolah ini dibagi dua waktu. Ada yang masuk pada hari Senin, Selasa, Rabu, ada juga masuk pada hari Selasa, Rabu, Kamis.
Kepala SMPN 27 Makassar, Nurdin mengatakan, ada nilai-nilai yang coba ditanamkan kepada para siswa di hari pertama masuk sekolah ini. Antara lain kedisiplinan. Nurdin mengatakan pihaknya membiasakan siswa untuk selalu datang ke sekolah pada pukul 07.30. jika terlambat, maka siswa akan diberi waktu sampai 1 menit masuk ke sekolah. Kalau lewat dari itu, maka pagar akan otomatis tertutup.
Nilai yang kedua mengenai kebersihan. Guru yang ada di SMP ini tiap paginya dikatakan Nurdin siap untuk mengarakan siswa peduli dengan sampah.
“Jadi tiap pagi ada guru yang piket menjemput anak-anak. Guru ini nantinya sekaligus mengarahkan anak-anak ini untuk membersihkan sampah ketika mereka baru datang,” kata Nurdin.
Di sekolah ini sendiri, pada tahun ajaran ini menerima siswa sebanyak 345 siswa.(nug/war/b)
Mengantuk Hingga Kelas Diberi Nama Pahlawan
