LUWU, BKM — Wakil Bupati Luwu Amru Saher secara resmi menutup Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan Calon Pegawai Negeri Sipil Golongan II & III Angkatan 28, 29, 30 dan 31 Pemerintah Kabupaten Luwu Kerjasama BPSDM Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2018.
Selain di hadiri Wakil Bupati Luwu Amru Saher, penutupan Prajabatan di hadiri Asisten Pemerintahan Luwu H Andi Mudzakkir, Kepala BKD selaku ketua Panitia H Sulaiman, Kepala Dinas Satpol PP Luwu Andi Iskandar dan para Kepala Bagian lingkup SKPD Pemkab Luwu.
Di hadapan peserta Prajabatan, Wakil Bupati Luwu Amru Saher saat menutup secara Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan mengucapkan selamat kepada 158 orang peserta diklat yang Lulus.
Amru Saher pula berharap seluruh materi yang di terima selama proses Prajabatan agar di pedomani dalam melaksanakan tugas sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).
“Saya berharap materi yang didapat bisa menjadi bekal kita agar bisa meningkatkan kualitas pelayanan di masyarakat, setiap ikatan pekerjaan yang kita lakukan akan menjadi tanggung jawab bagi kita bersama. Kualitas pelayanan Menjadi penentu pemerintah dimata masyarakat, Kita harus mengedepankan kepemimpinan dan rasa tanggung jawab tinggi,” kata Amru Saher.
Dia menambahkan peran ASN kedepan di tuntut untuk lebih profesional dalam menjalankan tupoksi yang di emban ini artinya ASN selalu di tuntut meningkatkan kemampuannya, khususnya ASN yang memiliki tugas sebagai Bidan agar pelayanan kesehatan bisa lancar untuk itu sangat penting di tingkakan potensi dibidang masing-masing dan senantiasa menjaga loyalitas kepada pimpinan.
“Loyalitas sebagai ASN itu sangat penting, tugas Bidan memang sangat berat, dalam implementasi tugasnya di lapangan peran Bidan selalu berhadapan dengan berbagai elemen masyarakat khususnya kalangam Ibu ibu, tentu sangat di butuhkan layanan prima,” kata Amru Saher.
Menurutnya pelayanan dasar kesehatan yang di emban Bidan sangat penting untuk mendukung Kesehatan Ibu dan Anak, termasuk Ibu hamil.
Bidan bertugas mengembangkan pelayanan dasar kesehatan terutama pelayanan kebidanan untuk individu, keluarga kelompok khusus dan masyarakat di wilayah kerja dengan melibatkan masyarakat.
“Bidan pula bertugas mengkaji kebutuhan terutama yang berhubungan dengan kesehatan ibu dan anak untuk meningkatkan serta mengembangkan program pelayanan kesehatan di wilayah kerjanya bersama tim kesehatan dan pemuka masyarakat,” tandas Amru Saher. (irwanmusa)
