Site icon Berita Kota Makassar

Personel Kombos Sabet Juara di Malino

MAKASSAR, BKM — Even Beutiful Malino 2018 yang digelar akhir pekan lalu, mengundang antusiasme masyarakat. Tak terkecuali komunitas sepeda. Mereka ambil bagian dalam Mountain Bike Challenge Celebes Enduro Series, salah satu rangkaian ajang tahunan yang dilaksanakan Pemkab Gowa.
Salah satunya adalah Komunitas Bersepeda Orang Sibuk (Kombos) yang berada di bawah naungan ORW 015, Kelurahan Minasa Upa, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar. Bahkan personel Kombos, Tante Shanty mampu mencetak prestasi dengan meraih juara 3 Mountain Bike Challenge Celebes Enduro Series Open Class Women.
Lomba mengambil lokasi start di Kampung Veteran Kanreapia, dan finish di air terjun Ketemu Jodoh, Malino. Sebanyak delapan personel Kombos ikut gowes di medan yang cukup berat.
Mereka adalah Om Guse, Om Ruslan, Om Ajji Dirman, Om Ajji Sahur, Om Zakato, Tante Shanty, Royyan dan Om Erwe. Para peserta menempuh rute kurang lebih 15 km. Terdiri dari variasi trek tanjakan (LS) sebanyak tiga step. Trek turunan (LS) sebanyak tiga step dengan kontur jalan berbatu, aspal, dan tanah liat. Melewati pegunungan, perbukitan, lembah dan persawahan.
Selaku leader, Om Guse menyatakan bahwa medan yang ditempuh, dari segi jarak memang tidak ada apa-apanya bagi personel Kombos. Itu bila dibandingkan jarak tempuh latihan setiap minggu, yang jauhnya bisa mencapai 40 km. ”Untuk lomba ini, dibutuhkan konsentrasi tinggi dan keahlian tersendiri,” ujar Om Guse, yang diamini personel Kombos lainnya.
Zainal Arifin (Om Erwe), personel Kombos yang juga ketua ORW 015 Kelurahan Minasa Upa, melihat bahwa goweser Kombos bisa menang pada lebih banyak kelas di lomba ini, selain Tante Shanty.
”Tidak masuknya personel Kombos pada lima besar setiap kelas lomba baik master A, B, maupun C bukan karena ketidakmampuan, skill, maupun konsentrasi. Tapi hanya karena tidak mengikuti prolog sehari sebelum lomba dilaksanakan karena kena kemacetan menuju lokasi trek. Karenanya, goweser Kombos benar-benar menghadapi medan trek yang baru, alami, dan penuh tantangan serta rintangan,” terang Zainal. (rls)

Exit mobile version