SINJAI, BKM — Forum penyelamat partai (FPP) Partai Amanat Nasional menggelar unjuk rasa dan menyegel Sekretariat PAN Sinjai, nRabu (18/7). Demo sebagai bentuk protes atas dugaan
penyalagunaan dana hibah partai Kabupaten Sinjai.
Forum penyelamat partai ini melakukan aksinya dibeberapa titik, yakni di Kantor BPKAD Sinjai, Polres Sinjai dan sekaligus menyegel Sekretatiat PAN Sinjai. Aksi ini dilakukan karena laporan pertanggungjawaban yang telah diserahkan pengurus tidak pernah diplenokan dan tidak pernah ada kegiatan oleh partai.
Jenderal Koalisi Besar Keummatan Pengurus Partai Amanat Nasional Sinjai, Hanif mengatakan LPJ yang ada tidak sesuai amanah Undang-undang (UU), dimana seharusnya ada kegiatan pendidikan politik, workshop dan sebagainya.
“Itulah sebabnya kami meminta laporan penggunaan dana hibah partai untuk diserahkan ke Polres Sinjai agar diproses sesuai hukum yang berlaku. Jumlah anggaran yang diberikan Pemkab sekitar Rp 43.000.000, ditambah dengan dana donatur dari anggota dewan maupun pengurus partai,” ungkapnya.
Menurutnya, LPJ dana hibah tersebut harus diusut tuntas karena ini sudah merugikan semua kader partai “Jumlah keseluruhan anggaran yang dikelola partai juga akan dilaporkan sebesar Rp. 613.000,000 karena pengelolaanya diduga fiktif,” jelasnya.
Di Pemkab peserta aksi diterima Sekertaris BPKAD Sinjai, Aris Hasyim. Pengunjuk rasa melaporkan mengatakan adapun laporan yang diberikan adalah pengelolaan oleh partai, dimana itu adalah dokumen negara, sehingga ia mengaku jika pihaknya tidak bisa memberikan, terkecuali penyidik Polres meminta.
”Silahkan anda melapor ke Polres terkait adanya indikasi kegiatan fiktif, ketika ada permintaan penyidik maka kami akan serahkan kepenyidik laporan penggunaan dana tersebut,” pungkasnya.
Setelah mendapatkan penjelasan dari Sekretaris BPKAD Sinjai demonstran melanjutkan aksinya untuk melaporkan dugaan penggunaan anggaran fiktif yang dilakukan pengurus di Polres Sinjai. (din/D)
