Site icon Berita Kota Makassar

Luna: Saya Berharap Tulisan Bapak Diterbitkan Sabtu Ini

MAKASSAR, BKM–Suasana duka menyelimuti pelepasan jenazah wartawan senior yang sekaligus budayawan, Ishak Ngajeratan di Gedung Graha Pena, Rabu (18/7) siang. Pelepasan ini dihadiri oleh pihak keluarga, Komisaris PT Fajar Media Koran, H Syamsu Nur, Komisaris Utama Berita Kota Makassar, H Zulkifli Gani Otto, Direktur Utama Harian Fajar, Agus Salim Alwi Hamu dan jajaran staf dan pegawai Fajar Group.
H Syamsu Nur dalam sambutannya mengatakan, bahwa almarhum adalah pribadi yang sangat baik. Semua orang disapanya ketika berpapasan dengan dirinya.
H Syamsu juga mengenang, jika dirinya selalu berdiskusi dengan almarhum semasa hidupnya. Alm Ishak sendiri telah dianggap oleh Syamsu Nur merupakan guru sekaligus sahabat yang baik. Petuah-petuah dan nasihatnya selalu memberikan pemikiran yang positif bagi semua.
“Almarhum adalah orang kelahiran Maluku, namun almarhum sangat menjunjung budaya bugis makassar. Almarhum adalah pribadi yang sangat baik, merupakan guru dan sahabat. Almarhum juga merupakan orang yang sangat bersahabat dengan kami,” kata Syamsu Nur yang sempat meneteskan air mata di akhir sambutannya.
Anak keluarga Alm Ishak, Luna mengatakan, jika ayahnya adalah penulis yang baik. Menulis bagi Alm Ishak adalah obat dari setiap kelemahannya. Itulah mengapa Luna mengatakan jika ayahnya masih saja menulis sampai akhir hayatnya. Apalagi, ayahnya masih sempat meulis tetang tulisan Piala Dunia kemarin saat Inggris berhadapan dengan Krosia.
Dalam kesempatan itu, Luna juga menyampaikan keinginan terakhir ayahnya. Ia ingin tulisan ayahnya bisa diterbitkan untuk yang terakhir kalinya di Fajar.
“Waktu masih sakit, bapak bilang tentang bagaimana nanti tulisannya ini, apakah masih bisa terbit. Saya pun mengiyakan dan membantu bapak mengetikkan tulisannya. Makanya saya berharap tulisan bapak yang terakhir itu bisa diterbitkan sabtu ini,” kata Luna.(nug/war/b)

Exit mobile version