GOWA, BKM — Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Gowa, Muchlis Tate, terpilih menjadi Ketua Umum Forum Sekretaris Daerah Seluruh Indonesia (Forsesdasi) Komisariat Wilayah Sulawesi Selatan masa bakti 2018-2021. Muchlis resmi dilantik bersama pengurus Forsesdasi lainnya oleh Penjabat Gubernur Sulsel, Sumarsono, di aula kantor gubernur Sulsel, Kamis siang kemarin (19/7). Forsesdasi Sulsel sendiri beranggotakan 24 Sekkab/Sekkot se Sulsel.
Untuk posisi wakil ketua dijabat Sekkab Bulukumba, sekretaris, Sekkab Barru, dan wakil sekretaris, Sekkab Luwu Utara, ketua bidang hukum dan politik, Sekkab Sidrap, ketua bidang SDM, Sekkab Luwu Timur, ketua bidang Kesra, Sekkab Bone, ketua bidang hubungan antar lembaga, Sekkab Takalar, ketua bidang pemerintahan, Sekkab Toraja, dan ketua bidang, Sekkab Kepulauan Selayar.
Sedangkan untuk anggota terdiri dari Sekkot Makassar, Sekkot Parepare, Sekkot Palopo, Sekkab Jeneponto, Sekkab Bantaeng, Sekkab Sinjai, Sekkab Pinrang, Sekkab Wajo, Sekkab Soppeng, Sekkab Enrekang, Sekkab Pangkep, Sekkab Maros, Sekkab Toraja Utara, dan Sekkab Luwu.
Dihadapan para pengurus Forsesdasi, Pj Gubernur Sulsel, Sumarsono menyampaikan selamat kepada para pengurus. Sumarsono selaku dewan pembina Forsesdasi di Sulsel, mengatakan, dengan adanya forum tersebut komunikasi antar Sekkab dan Sekkot dapat lebih efektif.
”Saya ucapkan selamat kepada pengurus. Ini dilakukan juga sebagai ajang komunikasi bagi 24 sekretaris kabupaten/kota. Memang pengurus lebih banyak daripada anggotanya tapi prinsip kami, makin banyak makin efektif,” kata Sumarsono.
Terkait pelantikan dirinya sebagai ketua umum, Sekkab Gowa, Muchlis mengucapkan rasa terimakasihnya atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Mantan Kepala Bappeda Gowa ini berharap Forsesdasi Sulsel dapat menjadi penggerak dan pendorong dalam pembentukan pemerintah daerah yang berkelas dunia.
”Kami berharap Forsesdasi kedepannya bisa menjadi kelas dunia melalui gerakan One Agency One Innovation bagi semua perangkat daerah setiap tahunnya. Namun sebelum itu langkah awal yang akan kami lakukan pastinya melakukan konsolidasi pengurus komwil dan anggota dalam hal ini membentuk grup WhatsApp sebagai wadah kita berkomunikasi dan pemantapan sekretariat di Biro Ortala serta yang terpenting menyusun agenda kerja terutama jangka pendek yang kurang dari enam bulan,” kata Muchlis.
Muchlis juga mengatakan, Forsesdasi juga diharapkan mampu mendorong pembentukan otonomi birokrasi guna menjamin kinerja dan kompetensi ASN sehingga dapat lebih independen dari pengaruh politik daerah.
”Dalam meningkatkan mutu pelayanan publik, kita harus menjaga kredibilitas dan kepercayaan publik kepada pemerintah, sehingga kita akan usahakan mempercepat peningkatan kualitas SDM ASN dan turut berkontribusi dalam rangka upaya meningkatkan kesejahteraan rakyat,” kata Muchlis. (sar/mir)
Sekkab Gowa Pimpin Forsesdasi Sulsel
