MENANGANI hotel sebesar Hotel Four Points By Sheraton tentu bukanlah hal Sederhana. Setidaknya, orang yang mampu memimpin hotel seperti ini adalah orang yang memiliki pengalaman luas dalam bidang perhotelan.
Seperti GM Hotel Four Points By Sheraton Makassar yang baru menjabat pada 9 Juli 2018 lalu, I Gede Sujana. Gede sendiri memiliki pengalaman dalam pelayanan lebih dari 20 tahun di hotel.
Dimulai sebagai supervisor F&B di Mana Mana Beach Club Bintan tahun 1997. Dengan keinginan keras serta visioner, Gede pindah ke Banyan Tree Golf Club setelah 2 tahun sebelumnya mengadu keberuntungan di Brunei, sebagai Restaurant Manager di The Empire Hotel & Country Club.
Pada 2007, Gede kembali ke Indonesia sebagai Direktur Restaurant dan Bars di Four Season Hotel Jakarta, sebelum melanjutkan ke Hotel Ritz-Carlton Jakarta di 2008, sebagai Asisten Direktur F&B. Selama masa jabatannya di The Ritz-Carlton Jakarta, ia juga diminta untuk membantu F&B operation selama acara Grand Prix F1 di The Ritz-Carlton Singapore.
Ditahun 2010, Gede pindah ke The W Bali sebagai Direktur F&B. Setelah itu, ditahun 2016 ia mendapat promosi untuk menjabat posisi Manager Hotel di Sheraton Grand Jakarta Gandaria.
Selama masa jabatannya di The Sheraton Grand, hotel ini mendapat penghargaan F&B Excellence Award, Pertumbuhan tertinggi di Food & Beverage dan Hotel of The Year di Maret 2017.
Selain itu, saat di Sheraton Grand, Gede juga diperbantukan di Fair Field By Marriott Belitung selama 5 bulan sebagai Task Force General Manager sampai grand opening hotel di April 2018. Dengan mendapatkan sertifikat dari SHATEC di Singapore dalam Managemen Pelayanan Food & Beverage, melengkapi pengalaman Management yang telah dimiliki Gede.
Gede sendiri saat ini memiliki seorang istri yang bernama Maya dan dua orang anak bernama Willian & Nicole. Diwaktu luangnya, ia sangat menikmati membaca, mendengarkan musik serta berolahraga lari.
Dalam kesempatannya memimpin salah satu hotel terbesar di Makassar ini, Gede memiliki visi untuk membawa Four Points By Sheraton Makassar to The Next Level. Dengan meningkatkan kualitas dalam produk dan pelayanan perhotelan, mendidik dan mengembangkan soft skill dan hard skill pegawai untuk menjadi ahli dalam perhotelan, merangkul komunitas dalam berbagai acara social untuk kepedulian lingkungan sekitar, dan menjalankan setiap proses dengan layak dan memastikan Four Points by Sheraton Makassar, termasuk dalam hotel yang kompetitif.
Diharapkan ini akan mendapatkan pengakuan ditingkat nasional dan internasional, serta Four Points By Sheraton Makassar dikenal sebagai The 1st Intenational Chain Hotel By Marriot International di Makassar sendiri.
”Saya akan lebih meningkatkan kualitas produk hotel yang kami miliki, membawa bisnis perindustrian ini lebih ke taraf internasional dan siap berkompetisi dengan pasar lokal di kota Makassar,” katanya.
Gede juga sedikit membeberkan tipsnya sampai bisa sukses saat ini didunia perhotelan. Baginya, kerja di hotel itu butuh kesabaran, passion, kreativitas, dan selalu bisa datang dengan solition oriented. Itulah mengapa hingga saat ini karirnya selalu menanjak.
Namun jangan salah, Gede juga punya pengalaman pahit. Ia bercerita dulu waktu masih berkarir di luar negeri, virus flu burung saat itu begitu menyebar di hotelnya. Sampai-sampai tingkat hunian hotel pun menurun.
Alhasil ia harus meliburkan semua timnya saat itu. Setelah itu, barulah ia kembali membuat jadual yang kreatif, dan hasilnya tingkat hunian saat itu kembali meningkat. Pria kelahiran Bali tahun 1975 ini punya harapan besar selama menjadi GM hotel di Makassar. Ia mau suatu saat nanti, ada orang asli Makassar yang bisa memimpin Hotel Four Points.
”Saya mau share pengalaman saya di sini. Nantinya saya mau orang lokal yang memimpin di hotel ini. Suatu kebanggaan jika nantinya saya bisa menciptakan penerus dari orang asal Makassar,” harapnya. (nugroho/mir)
Saya Mau Orang Lokal Pimpin Hotel ini
