MAKASSAR, BKM –Jalan lingkar tengah atau Middle Ring Road (MRR) saat ini masih dalam tahap pekerjaan. Progres pekerjaan sudah diatas 70 persen.
Menurut Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek MRR, Malik, kendati belum rampung secara keseluruhan, middle ring road sudah bisa terhubung dari arah Perintis Kemerdekaan ke arah Leimena.
Jembatan penghubung yang dibangun melintasi Sungai Tello dalam tahap penyelesaian. Selain kiri, sisi atau lajur kiri jalan dari arah Perintis sudah selesai.
“Sudah tembus. Jembatan sementara dalam tahap penyelesaian. Cuma belum bisa dilewati roda empat karena jalannya masih ada yang perlu ditimbun, ” ungkapnya.
Dia memperkirakan proyek jalan alternatif tersebut bisa rampung akhir tahun ini dan diresmikan serta dipergunakan awal tahun 2019 mendatang.
“Kita berharap middle ring road ini sudah bisa dirampungkan akhir tahun 2018 mendatang, ” jelasnya.
Seperti diketahui, pengerjaan MRR ini molor dari waktu yang telah ditentukan. Namun karena pekerjaannya multiyears, sehingga digenjot terus untuk bisa segera dituntaskan.
Sedianya, sesuai target, pembangunan jalan alternatif yang menghubungkan Perintis Kemerdekaan dengan Antang itu sudah selesai Mei lalu. Namun target itu direvisi menjadi September mendatang.
Kontraktor pelaksana sudah menyelesaikan pengecoran jembatan sisi kiri dan kanan. Itupun yang tinggal ke arah Leimana.
Secara umum, lanjut dia, progres pekerjaan sudah berada pada posisi 65 persen.
Sebelumnya, Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah XIII Miftachul Munir awal tahun 2018 ini melaporkan jika pengejaan MRR memang terkesan lambat.
Middle Ring Road dikerjakan dengan nilai proyek Rp 174,7 miliar, dimulai tahun 2015 hingga 2018. Untuk tahap pertama, akan dirampungkan jalan sepanjang 3,05 kilometer, termasuk empat jembatan. Sementara tahap dua sepanjang 4,04 kilometer, namun belum diteken. Sampai saat ini progres pengerjaan telah mencapai 40,45 persen. (rhm)
Sisi Kiri MRR Sudah Rampung, Difungsikan Awal 2019
