Site icon Berita Kota Makassar

Iseng Beli Beberapa Jenis Pakaian dan Kosmetik

MAKASSAR, BKM — Keinginan untuk membantu percepatan ekonomi keluarganya menjadi motivasi utama bagi Herlina untuk menggeluti usaha jual beli pakaian dan kosmetik secara online.
Ketika memutuskan untuk berjualan pakaian dan kosmetik, Herlina yang kesehariannya adalah ibu rumahtangga tulen hanya menyediakan modal awal Rp5 juta. Uang itu digunakan membeli beberapa potong pakaian dan kosmetik.
Pakaian dan kosmetik itu difoto dan diposting di dinding statusnya di media sosial (Medsos).
”Ya modalnya hanya keberanian atau kemauan. Selagi ada modal, kemudian iseng membeli beberapa jenis pakaian dan kosmetik kemudian memposting di dinding pribadi hingga warganet ada yang berminat. Dari satu orang yang berminat hingga akhirnya yang lain turut berkomentar lalu memesan. Saya pun menjual jenis barang yang saya jual dengan untung sedikit. Alhamdulillah lancar,” tutur Herlina.
Dengan meraih hasil tahap demi tahap, mulai untung Rp2.000 kemudian naik sampai Rp3.000 dan seterusnya, membuat Herlina semakin termotivasi. ”Ketika saya merasa untung dari nilai yang kecil itulah yang membuat diri saya semakin termotivasi. Hingga saat ini warganet merasa puas dari barang yang saya jual. Mereka pun turut membantuku memasarkan lewat dari pertemanannya. Hasilnya saat ini cukup menjanjikan,” kata Herlina kepada Berita Kota Makassar, kemarin.
Dari modal Rp5 juta inilah sehingga Herlina kini ?sudah memiliki tabungan ratusan juta rupiah. Bagaimana tidak, jika hasil penjualan barang berupa pakaian dan kosmetik yang dijualnya lewat online, ia memeroleh penghasilan dalam sehari Rp500.000.
Berkat hasil penjualannya itu sehingga Herlina berencana mengembangkan investasinya dengan membeli lods jualan di sebuah pasar yang berada di Kota Palopo. Ibu dua orang anak ini pun berencana menjual produk lainnya.
”Saya semakin terobsesi dan semakin optimis bisa jual produk lain. Dan itu saya akan mencobanya untuk mengetahui bagaimana minat masyarakat untuk penjualan produk lainnya. Tapi jualan yang kini saya geluti tidak akan saya hentikan. Saya sekadar ingin mencoba menjual jenis produk lainnya. Kalau itu saya tidak lakukan, bagaimana bisa saya tahu. Dicoba tak mengapa. Gagal adalah pengalaman yang bisa jadi guruku,”? ujar warga Tamalate dengan nada canda. (ish/mir/b)

Exit mobile version