Site icon Berita Kota Makassar

Penipu Janjikan Pekerjaan dan Berlibur ke Bali

MAKASSAR, BKM — Aksi penipuan yang dilakoni M Astaman dihentikan petugas Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar. Ia menawarkan iming-iming pekerjaan kepada calon korbannya. Mereka dijanjikan bekerja pada tempat hiburan Hard Rock Cafe Bali.
Terbongkarnya kejahatan warga Jalan Adhyaksa IV nomor 8, RT 02/RW04, Kecamatan Panakkukang ini saat ia terdeteksi di area terminal keberangkatan counter check in Citilink.
Team Leader Terminal Protection Security bernama Agus Darlim mengetahui lata belakang M Astaman, lantaran ia pernah melakukan penipuan bagasi calon penumpang. Dari sini, pihak security memberikan informasi ke petugas CCTV untuk dilakukan monitoring, Senin (23/7) sekitar pukul 09.00 Wita.
Selanjutnya, pelaku digiring ke posko untuk dilakukan pemeriksaan oleh petugas Avsec bernama Achiruddin. Tiket serta data identitas, seperti KTP, SIM serta paspor Astaman diperiksa. Ternyata, dia hanya bisa memperlihatkan data identitas laporan kehilangan barang dari polri.
Adapun struk tiket elektronik yang diperlihatkan ke petugas hanya merupakan kode booking. Karena tiket tersebut belum dibayar.
Pelaku kemudian diinterogasi. Ia mengakui, bahwa akan memberangkatkan 11 orang ke Bali dengan pesawat Sriwijaya dengan nomor penerbangan SJ-727, dan Garuda nopen GA-621.
Selain itu, pelaku menjanjikan akan memberangkatkan 5 orang ke Bali dengan penerbangan Sriwijaya nopen SJ-727 dan Garuda dengan nomor penerbangan GA-621 untuk berlibur.
Di bagian lain pengakuannya, Astaman menyebut pernah mengambil tiga unit gawai di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Selanjutnya digadai di Jalan Rappocini Raya Nomor 29. Dia juga melakukan penipuan tehadap penumpang dengan modus mengurus tiket seharga Rp1,9 juta.
Termasuk mengambil gawai dan kendaraan roda dua milik salah satu calon penumpang yang telah diurus tiketnya. Ia menyebut motor tersebut telah digadai ke seorang pria bernama Firman yang tinggal di Jalan Andalas.
Usai menjalani pemeriksaan oleh pihak Avsec Bandara , pelaku diserahterimakan ke personel Polsek Kawasan Bandara. Selanjutnay digelandang ke mapolsek.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani, mengaku telah menerima informasi penangkapan seorang pelaku penipuan oleh petugas Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. “Ada beberapa nama yang dijanjikan untuk dipekerjakan oleh pelaku di Bali. Penyidik masih mendalami jenis pekerjaan yang dijanjikan oleh pelaku. Ada 11 orang yang dijanji. Semuanya laki-laki,” ungkap Kombes Dicky, kemarin.
Korban tersebut, yakni Muh Aksa (23), Ali (18), Makmur (22), Fantri (18), Syahrul (20), Muh Nuradi Putra (21), Anggara Putra (20), Nuralam (17), Kurniawan (19), Anas (22), dan Aan (20).
Sementara yang dijanjikan untuk berlibur di Bali, yakni dua orang wanita dan tiga pria. Masing-masing Tamara (30), Fanisa (3), Agung (13), Asriel (9) dan Akbar (13).
”Pelaku ini meminta uang ke tiap calon penumpang yang akan dipekerjakan sebesar Rp4 juta sampai Rp8 juta. Kasusnya masih dalam penyelidikan dan penyidikan,” pungkas Dicky. (ish/rus)

Exit mobile version