Site icon Berita Kota Makassar

Seragam Sekolah Gratis Mulai Disistribusikan

MAMUJU, BKM — Program pembagian seragam sekolah gratis untuk siswa baru tingkat SD dan SMP mulai distribusikan. Misrawati, Pejabat Pembuat Komitmen Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Mamuju, menerangkan, terhitung mulai hari ini (kemarin, red), seragam gratis untuk pengadaan tahun 2018 akan di distribusikan ke 11 kecamatan melalui kantor cabang dinas masing masing. Ditargetkan 3 sampai 7 hari ke depan bantuan seragam tersebut akan selesai disalurkan.
Terkait hal itu, KCD Simboro, Abdullah Sakariah, mengungkapkan, akan segera menindaklanjuti membagikan seragam ke sekolah di wilayahnya sesuai kuota pembagian yang diterima bertahap dikondisikan dengan data siswa calon penerima yang telah disiapkan pihak sekolah.
Sementara terkait polemik penyalurannya, meski ia berharap distribusi program pemerintah daerah yang dinilainya sangat baik tersebut, hendaknya dapat tepat waktu. Namun dirinya masih memaklumi jika terjadi keterlambatan. Karena data siswa baru yang akan menerima bantuan seragam gratis kadang terlambat diterima dari tiap sekolah.
”Kondisi ini karena agak sulit menepatkan jadual kalender penerimaan siswa baru dengan realisasi program bantuan seragam gratis tersebut. Karena meski pengadaannya dari awal Januari, namun tentu distribusinya tetap menunggu data siswa calon penerima yang baru bisa difinalkan setelah kalender penerimaan siswa baru terlaksana,” pungkasnya.
Hal senada diungkapkan Kepala SD Inpres Simboro, Mahmuddin. Menurutnya, meski berharap pembagian dapat tepat waktu, namun dirinya memaklumi penyaluran tersebut tentu sulit dilaksanakan sesuai jadual yang diharapkan.
Karena pihak sekolah juga masih menunggu validasi data siswa baru. Terlepas dari itu, Mahmuddin menegaskan, program seragam gratis untuk tidak berhenti dan tetap dilanjutkan.
”Kami yang sangat tahu kebutuhan anak-anak didik kami. Bantuan seragam gratis salah satu yang sangat membantu,” ujarnya.
Nur Hikmah Yulia salah seorang murid SD Inpres Simboro dengan nada sedih mengatakan, sangat terbantu dengan adanya bantuan pemerintah lewat program seragam gratis. ”Biar bagaimana, jangan kasian dikasi berhenti. Karena tidak semua orangtua mampu membelikan anaknya seragam baru,” pintanya. (ala/mir/c)

Exit mobile version