MAROS, BKM — PT Angkasa Pura I dinilai tidak perhatian terhadap warga sekitar bandara. Utamanya yang berada di ring satu, seperti di Desa Tenrigangkae dan Bajimangai, Kecamatan Mandai.
Warga Desa Tenrigangkae dan Desa Bajimangai Kecamatan Mandai pun menyampaikan aspirasinya dalam reses yang digelar sejumlah anggota DPRD Maros di dapil IV Kecamatan Mandai, akhir pekan lalu.
Ketua RT II Dusun Tinggito, Amir, meminta agar proses rekruitmen tenaga kerja di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin memprioritaskan warga sekitar. Apalagi, kata dia, di desanya itu cukup banyak pemuda yang menganggur dan bisa diberdayakan.
Selain itu, warga di Desa Bajimangai juga berharap agar PT Angkasa Pura I bisa lebih perhatian terhadap pemberian Coorporate Social Responsibility (CSR).
Angota Komisi III DPRD Maros, Akbar Endra mengatakan akan mengawal aspirasi warga ini hingga ke pusat. ”Karena manajemen Angkasa Pura I yang ada di sini hanya membuat laporan Asal Bapak Senang. Seolah-olah sangat memperhatikan masyarakat Maros. Padahal faktanya beda,” tandasnya.
Dia juga menyayangkan proses penyaluran CSR yang tidak merata. Padahal, seharusnya dimanfaatkan masyarakat sekitar bandara. ”Seharusnya bantuan CSR itu bisa dimanfaatkan untuk warga sekitar untuk memperbaiki infrastruktur dan fasilitas umum. Tapi kemana CSR nya,” katanya.
Terpisah, Ketua DPRD Maros, AS Chaidir Syam, mengatakan, akan memperhatikan aspirasi yang diajukan warga. Terutama dalam hal penerimaan CSR. ”Kita akan tampung lalu kita kawal. apalagi mengenai CSR bagi warga yang bermukim disekitar area bandara. Karena seharusnya memang mereka bisa lebih mendapat perhatian dari Angkasa Pura,” pungkasnya. (ari/mir/c)
Angkasa Pura I Dinilai Tidak Perhatikan Warga Sekitar
