Site icon Berita Kota Makassar

Dua Maling di Masjid Al-Markaz Terekam CCTV

MAKASSAR, BKM — Aksi maling kotak amal alias celengan tidak hanya terjadi di masjid-masjid kecil. Tapi juga di masjid besar, seperti Al-Markaz Al-Islami.
Di tempat ibadah ini, pelaku menjebol pengaman dan menggasak isi kotak amal. Tanpa sadar, aksi mereka terekam kamera pengintai alias CCTV (Closed Circuit Television).
Berdasarkan rekaman tersebut, pelaku diketahui berjumlah dua orang. Mereka beraksi pada hari Jumat (27/7) sekitar pukul 02.00 Wita. Belum diketahui berapa isi kotak amal yang berhasil digondol maling.
Pelaksana Tugas (Plt) Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Diari Estetika yang dikonfirmasi, Minggu (29/7), membenarkan kejadian pencurian tersebut. Pihaknya sudah mendatangi lokasi dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), serta memeriksa sidik jari yang tertinggal. Hanya saja, identitas pelaku belum diidentifikasi.
”Kami sudah cek rekaman kamera CCTV yang berada di lantai dua. Ini cukup membantu kita mengidentifikasi pelaku. Untuk saat ini masih dalam penyelidikan dan penyidikan,” jelas AKBP Diari.
Selain olah TKP yang dilakukan tim Unit Reskrim Polrestabes Makassar, petugas juga mengambil keterangan dari saksi-saksi. Salah satunya Al-Haris, petugas keamanan yang berjaga saat kejadian.
”Dari keterangan petugas keamanan yang berjaga pada malam kejadian, ia baru mengetahui adanya kejadian saat mengontrol situasi di area masjid. Dia memeriksa kotak amal. Ternyata ada satu kotak amal yang hilang. Dari sebelumnya ada tiga, tersisa dua kotak amalm saja,” terang Diari lagi.
Belakangan, sekitar pukul 09.00 Wita, lanjut mantan Wakapolres Wajo ini, kotak amal yang raib itu ditemukan oleh Sudirman, seorang cleaning service yang hendak melaksanakan tugasnya. Kotak amal tersebut berada di lantai tiga.
Namun, isinya sudah dikuras habis oleh pelaku. Hanya saja, tidak diketahui berapa jumlahnya.
”Pelaku membawa kotak amal dari lantai satu ke lantai tiga. Dari rekaman CCTV, pelaku berjumlah dua orang. Kasus ini masih dalam penyelidikan dan penyidikan,” tandasnya. (ish/rus)

Exit mobile version