LUWU, BKM — Bupati Luwu Andi Mudzakkar diakhir masa jabatannya membangun akses jalan di kawasan pedesaan. Jalan desa dibiayai Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2018.
Sejumlah ruas jalan yang telah diaspal di tahun anggaran 2018 bersumber anggaran dari DAK yakni ruas Jalan Rasai tembus Desa Lebani dengan panjang jalan 1.750 meter, ruas jalan Desa Radda tembus Desa Balo Balo dengan panjang jalan 1.600 meter, ruas jalan Andi Pangerang tembus jalan Jallo sepanjang 800 meter termasuk 7 ruas jalan pedesaan yang sedang di lakukan pengaspalan di akhir masa jabatan periode kedua Bupati Luwu Andi Mudzakkkar dan Wabup Amru Saher.
Kadis Pekerjaan Umum dan Perumahan (PUR) Kabupaten Luwu Ridwan Tumbalolo melalui Kepala Bidang (Kabid) Jalan dan Jembatan, Husdin menuturkan, sebanyak sembilan ruas jalan di wilayah pedesaan dan perkotaan sedang dilakukan pengaspalan dengan sumber anggaran DAK tahun 2018.
“Total anggarannya Rp 28 miliar,”ujar Husdin Minggu (29/7)
Dia menambahkan ruas jalan di Wilayah Walenrang -Lamasi (Walmas) khususnya di poros jalan Batu Sitanduk tembus Rante Damai dengan panjang jalan yang akan dilakukan pengaspalan 2.700 meter, dan ruas jalan Capkar hingga tembus akses jalan wilayah Rante Damai dengan panjang jalan 2.300 meter menjadi skala prioritas penga
spalan jalan di penghunjung jabatan Bupati Luwu Andi Mudzakkar terus digenjot.
“Jika akses jalan mulus hingga pelosok pedesaan tentu mempermudah roda perputaran ekonomi rakyat,”papar Husdin
Menurutnya pembangunan akses jalan dilaksanakan untuk mempermudah pergerakan akases ekonomi dan hidup masyarakat, sehingga tidak cenderung bergantung pada satu aspek saja.
“Pembangunan infrastruktur jalan diharapkan dapat meningkatkan pelayanan pemerintahan serta mendorong perkembangan ekonomi wilayah dan menggerakkan kegiatan ekonomi rakyat,”tandas Husdin.
Bupati Luwu Andi Mudzakkar menuturkan selama dua periode masa jabatannya. Pihaknya terus berupaya pemerataan pembangunan akses jalan pedesaan dan pusat ibu kota kecamatan. (wan/C)
Jalan Desa Dikucur Rp 28 M
