Site icon Berita Kota Makassar

Adnan Warning KNPI Tak Pakai Seenaknya

GOWA, BKM — Ketua dan pengurus KNPI Kabupaten Gowa kembali menemui Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan. Kali ini, organisasi induk kepemudaan di Gowa ini membawa program baru yang telah dirumuskan 11 komisi dalam kepengurusan KNPI Gowa.
Kunjungan audiens KNPI ini diterima Adnan Purichta Ichsan di ruang rapat kantornya di lantai 2 Pemkab Gowa, Kamis pagi (2/8). Ketua KNPI, Usman Baddu, mengatakan kunjungannya kali ini ingin bersilaturahmi sekaligus menyampaikan beberapa program kerja yang akan dibuat ke depan.
”Program kerja ini telah kami bahas dengan 11 komisi yang ada di KNPI. Dari hasil rapat kerja kami, ada dua kegiatan yang akan kami laksanakan ditahun depan,” kata Usman Baddu.
Selain itu, lanjut Usman, KNPI berharap meminta kesediaan bupati untuk membuka pelatihan pengembangan SDM serta dialog terbuka tentang pemuda dalam pusaran narkoba yang akan digelar dalam waktu dekat.
”Kami prihatin atas maraknya Narkoba di kalangan pemuda. Bahkan, pelajar saat ini. Karena itu, kami mengajak pemuda untuk duduk bersama memikirkan apa yang mesti kita lakukan untuk membantu mengembalikan pemuda pada porsi aksi positif,” kata Usman.
Mendengar rencana KNPI, Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan sangat merespon. ”Organisasi KNPI memang merupakan sebuah wadah organisasi kepemudaan yang kita harapkan mampu mencetak generasi-generasi yang memiliki sumber daya manusia yang baik dan mumpuni untuk membawa Kabupaten Gowa menjadi lebih baik ke depan,” kata bupati.
Adnan juga mengatakan, tahun ini pihaknya telah memikirkan membuat anggaran yang diperuntukkan ke beberapa organisasi kepemudaan dalam rangka memaksimalkan kerja-kerja organisasi yang ada di Gowa. Terutama organisasi yang dapat memberikan kontribusi terhadap semua pembinaan pemuda.
”Khusus untuk KNPI, kami siapkan anggaran dalam rangka pembinaan. Saya ingin mulai sekarang pengurus KNPI membuat rapat kerja untuk menyusun program kerja agar ada agenda yang jelas apa yang akan dikerjakan dalam setahun. Tapi anggaran ini tidak boleh dipakai seenaknya. Karena akan ada pertanggungjawaban yang akan kami minta dari setiap pemakaian uang tersebut. Seberapa besar penggunaan anggaran yang dipakai maka pertanggungjawabannya harus sesuai penggunaan,” tandas Adnan didampingi Kabag Humas dan Kerjasama Setkab Gowa, Abdullah Sirajuddin. (sar/mir)

Exit mobile version