Site icon Berita Kota Makassar

Loyalis SYL Ditunjuk Plt Kadis Perpustakaan

MAKASSAR, BKM –Per 1 Agustus 2018, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulsel berakhir, Abdul Rahman memasuki masa pensiun alias purna bakti.
Pemprov pun sudah mempersiapkan pejabat untuk mengisi kekosongan jabatan tersebut. Karena tidak bersifat definitif, ditunjuk pelaksana tugas (Plt).
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel, Ashari Fakhsirie Radjamilo yang dihubungi Rabu (1/8) menjelaskan, pejabat yang ditunjuk Penjabat (Pj) Gubernur Sulsel Soni Sumarsono sebagai pelaksana tugas di instansi tersebut adalah Hasan Sijaya.
“Iya Pak Gubernur sudah menunjuk Hasan Sijaya sebagai pelaksana tugas di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulsel, ” ungkapnya.
Hasan Sijaya merupakan pejabar eselon II lingkup Pemprov Sulsel yang saat ini menjabat sebagai salah satu staf ahli.
Soal kenapa Hasan Sijaya yang dipilih mengisi kekosongan instasi itu, Ashari mengaku tidak bisa menjelaskan. Itu menjadi kewenangan mutlak Pj Gubernur.
“Ditunjuknya Hasan Sijaya sebagai pelaksana tugas tentu melalui pertimbangan matang dari Bapak Gubernur. Itu domainnya pimpinan, ” ungkap Ashari yang akrab disapa Karaeng Jaja itu.
Hasan Sijaya akan bertugas sebagai pelaksana tugas hingga terpilih pejabat definitif di instansi tersebut. Artinya, jika di era Soni sebagai penjabat gubernur tidak lagi melakukan mutasi atau pelantikan pejabat eselon II untuk mengisi sejumlah jabatan yang saat ini kosong, maka masa tugas Hasan bisa lebih dari enam bulan. Dengan estimasi gubernur terpilih, Nurdin Abdullah tidak bisa melakukan pelantikan pejabat eselon II selama enam bulan pertama pemerintahannya kecuali dengan beberapa syarat.
Hasan Sijaya selama ini cukup dikenal sebagai loyalis mantan Gubernur Syahrul Yasin Limpo.
Sebelum berkiprah di Provinsi Sulsel, Hasan merupakan salah seorang pejabat di Kabupaten Gowa. Yang bersangkutan pun hijrah ke Pemprov Sulsel saat Syahrul memimpin. Dia pernah menjadi salah seorang pejabat eselon III di lingkup Badan Pendapatan Daerah sebelum diangkat sebagai staf ahli.
Saat ini, ada beberapa jabatan yang masih kosong dan diisi pelaksana tugas kepala dinas. Diantaranya Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulsel, serta Biro Pembangunan.
Sementara Hasan Sijaya yang dihubungi berkali-kali untuk dikonfirmasi terkait posisinya sebagai pelaksana tugas tidak mengangkat telponnya. (rhm)

Exit mobile version