Site icon Berita Kota Makassar

Tata Aset Pemkab 50 Pengelola Barang Bimtek

PANGKEP, BKM– Sekitar 50 orang pengelola barang diikutsertakan dalam bimbingan teknis ( Bimtek) yang diselenggarakan Pemkab Pangkep bekerjasama dengan LP2M UNHAS dan sejak Kamis hingga Jum’at (3/8) di Kantor Pemkab Pangkep. Bimtek ini merupakan program Pemkab dalam usaha melakukan penataan aset daerah. Bimtek diikuti sekitar 50 aparat sipil negara (ASN) dari kalangan pengelola barang disetiap OPD dilingkup Pemkab Pangkep. Para pengelola barang tersebut akan diberikan materi bimbingan teknis, bagaimana mengelola dan menata aset daerah.

Wakil Bupati Pangkep H. Syahban Sammana dalam sambutannya saat membuka Bimbingan teknis ini , menekankan tentang perlunya penataan aset daerah. Apalagi, Pangkep sudah 6 kali meraih opini WTP dari BPK.

“Raihan opini wajar tanpa pengecualian ini menjadi bukti bahwa pengelolaan aset sudah semakin baik. Meski begitu permasalahan aset itu mengalami dinamika karena ada aset yang bergerak dan tidak bergerak. Makanya dengan adanya Bimtek ini diharapkan penataan aset akan bertambah baik lagi, ” tandas Syahban.

Sementara itu Ketua Tim LP2M UNHAS Dr.Mursalin Nohong, mengatakan pengelolaan aset di Pangkep belum maksimal. Terutama karena faktor wilayah yang cukup luas karena aset Pemkab sampai di kepulauan terluar,sehingga membutuhkan pengelolaan aset yang sesuai aturan.

“Itulah sebabnya kegiatan ini merupakan salah satu bentuk tanggungjawab UNHAS sebagai institusi pendidikan yang terus melakukan sejumlah perubahan besar ditengah perkembangan yang terjadi di masyarakat dan pemerintah daerah khususnya di Indonesia Timur,” kata Mursalin.

Ketua Program Studi Magister Keuangan Daerah ( MKD) Fakultas Ekonomi Unhas ini memperkenalkan Program studi yang dibinanya. Peningkatan kapasitas ASN juga perlu dalam bentuk penyelenggaraan program pendidikan tingkat magister.

Mursalin berharap kiranya ada kerjasama Pemkab Pangkep dengan UNHAS. Program MKD ini merupakan satu-satunya program magister dalam bidang keuangan daerah di Indonesia yang telah mendapatkan predikat akreditasi A oleh Badan Akreditasi Nasional.

Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah(BPKD), Dra. Hj. Djumliati, M.Si mengatakan Bimtek Manajemen Pengelolaan Aset Daerah merupakan salah satu bentuk kegiatan yang dilakukan untuk meningkatkan kemampuan aparatur sipil negara khususnya pengurus barang di OPD yang terkait dengan pengelolaan aset daerah.

“Melalui kegiatan seperti ini permasalahan-permasalahan yang masih seringkali muncul di OPD bisa diperoleh dari Bimtek yang dapat memberikan gambaran dan jawaban serta solusi dalam problematika pengelolaan aset, ” tandas Jumliati ( Udi)

Keterangan gambar: Bimtek Pengelola Barang dari Sejumlah OPD dilingkup Pemkab Pangkep Dalam Rangka Penataan Aset berlangsung di Kantor Pemkab Pangkep, Kamis hingga Jum’at (3/8) dibuka Wabup Pangkep Syahban Sammana. (udi)

Exit mobile version