Site icon Berita Kota Makassar

Warga Kamali Protes Pelebaran Jalan

MAKALE, BKM — Pelebaran jalan negara menuju bandara Pongtiku-To’Kaluku Batupapan sepanjang 2 km yang menelan biaya Rp 13 milyar lebih dari APBN diprotes warga setempat.
Warga melayangkan protes karena pelaksana proyek PUPR melakukan pembiaran terhadap rumah warga yang nyaris rubuh gegara perluasan jalan.
Puluhan perwakilan masyarakat Kamali Pentalluan Jumat (3/8) menyampaikan aspirasinya ke komisi III DPRD Tana Toraja.
Di gedung wakil rakyat, para pengunjuk rasa sempat naik pitam karena surat pernyataan Plt Kadis PUPR Pamara, dan Kepala Bappeda Yunus Sirante tidak dikoordinasikan sebelumnya dengan warga.
”Masyarakat tersinggung karena sejak pekerjaan dimulai tidak pemberitahuan,” kata Marten Sorreng tokoh masyarakat Kamali Pentalluan kepada BKM Jumat (3/8).
Pada prinsipnya menurut Marten tidak ada masyarakat keberatan, bahkan senang dengan pelebaran. Tapi karena caranya tidak beretika membuat sebagian masyarakat menghentikan pekerjaan depan rumahnya.
Apalagi lebar jalan mencapai 13 meter tanah masyarakat banyak terkikis, sehingga tuntutan masyarakat lebar jalan dikurangi menjadi sembilan meter.
”Tidak ada masyarakat minta ganti rugi, hanya saja galian depan rumahnya segera diperbaiki, termasuk pipa PDAM jangan terganggu, apalagi menimbulkan kemacetan berkepanjangan, ”imbuhnya. (gus/C).

Exit mobile version