Site icon Berita Kota Makassar

Kadis Sosial Gowa Terjebak Gempa Lombok, Dinding Hotel Retak Listrik Padam

LOMBOK, BKM — Gempa hebat yang terjadi Minggu (5/8/2018) malam di Lombok Nusa Tenggara Barat ternyata turut dialami Kadis Sosial Kabupaten Gowa, Syamsuddin Bidol.

Kebetulan Kadis Sosial Gowa sedang berada dan mengikuti acara Kemensos RI di Core Hotel Senggigi.

Di saat gempa terjadi, dinding dan lantai hotel tersebut retak. Spontan seluruh isi hotel termasuk Kadis Sosial Gowa langsung menyelamatkan diri ke luar hotel.

“Iya dinding hotel retak. Makanya semua peserta acara Kemensos berlarian keluar dari hotel. Subhanallah, saat kejadian saya dan rombongan ada di dalam. Tapi maha suci Allah Subhanahu Wata’ala saya bisa keluar dari hotel. Semuanya panik di sini. Gambar ini pun saya ambil sesaat setelah saya ada di depan hotel setelah kejadian dan setelah itu lampu sudah padam,” beber Kadis Sosial Gowa melaporkan dari Senggigi Batu Layar, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat.

Kadis Sosial Gowa pun Langsung melaporkan kejadian yang dialaminya di Lombok kepada Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan dan Kabag Humas Kerjasama Setkab Gowa, Abdullah Sirajuddin.

Syamsuddin Bidol pun mengisahkan awal perjalanannya ke Lombok. Dari Gowa, Kadis Sosial datang bersama dua stafnya yakni Yasser dan Fajar.

“Saya bersama pak Yaser dan pak Fajar tiba di Bandar Udara Lombok NTB sore tadi Minggu pukul 16.00 Wita. Saya menghadiri undangan dari Kemensos RI mengenai SLRT (Sistem Layanan Rujukan Terpadu ) yang dilaksanakan di Core Hotel Senggigi NTB.

Sesaat sebelum acara dimulai pukul 20.00 Wita, kata Syamsuddin Bidol, Gempa pun terjadi. Syamsuddin bersama stafnya baru hendak makan malam di lantai 1 hotel. Tempat acara juga berada di lantai 1.

“Sebelum makan malam, saya mampir shalat Isya dulu di basement. Kemudian.kami bertiga menuju lantai 1 untuk makan malam. Begitu mengambil piring eeehh tempat saya berdiri berguncang keras. Saya tidak jadi makan lalu saya tinggalkan ruang makan dan lari keluar dari hotel,” kisah Syamsuddin Bidol.

Goncangan gempa yang terjadi beberapa menit dirasakannya cukup luar biasa.

“Ini pengamalan pertama saya rasakan gempa. Saat ini saya dan yang lainnya berada di lokasi evakuasi bersama masyarakat sekitar hotel jumlahnya sekitar 50p-an orang dan sekarang berada di tempat evakuasi di atas bukit yang berada di belakang hotel. Jaraknya 50p meter dari hotel. Tadi saya ke bukit bersama lainnya dengan berjalan kaki. Mohon doanya semoga kami semua diselamatkan oleh Allah Subhanahu Wata’ala dari bencana gempa ini,” kata Syamsuddin Bidol.

Berselang beberapa menit mengirim chating melalui WhatsApp, ponsel android Kadis Sosial lowbat. Tak berselang semenit, Kadis Sosial Gowa menelpon ke Beritakota Makassar. “Lowbat mi HPku yang android jadi saya telponki. Gelap sekali disini di bukit. Kalau kondisi membaik besok saya akan pulang ke Gowa,” katanya.

Dikatakan kadis, hotel Core Senggigi menurut pihak managemen hotel adalah hotel yang baru, gempa hanya membuahkan dinding hotel retak. Namun sejumlah bangunan di lokasi lainnya menurut warga yang ikut mengungsi di sana sudah ada yang ambruk. (saribulan)

Exit mobile version